Atraksi Pesawat Sukhoi, Masyarakat Berhamburan Keluar Rumah

389
Pesawat Sukhoi saat di udara 
CENDANANEWS (Jayapura) – Empat Pesawat Sukhoi-27 dan Sukhoi-30 hebohkan warga Kota Jayapura. Manuver cantiknya diikuti suara gemuruh dilangit, membuat masyarakat terkejut hingga berhamburan keluar rumah.
Terbang rendah di sekitaran Kota Jayapura dan melakukan atraksi di langit ibu kota provinsi Papua, membuat decak kagum bagi setiap orang yang melihatnya. Pesawat Sukhoi-27 dan Sukhoi-30 yang mempunyai misi khusus ke Papua ini, didatangkan dari pangkalan udara TNI AU, Makassar, Sulawesi Selatan.
Kedatangan pesawat ini juga sekaligus untuk memberikan hiburan kepada rakyat Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. “Saya kaget sekali dengar suara pesawat jet itu, tadi saya di dapur, langsung keluar rumah bawa anak saya untuk melihatnya,” kata Nia salah satu warga Kota Jayapura, Jumat (15/05/2015).
Tidak hanya Nia, seorang sopir angkutan umum, Andi, saat ditanya media ini, soal pesawat tempur yang terbang di langit Kota Jayapura mengatakan suara pesawat itu keras sekali. Ia mengaku tidak tahu apa yang dilakukan pesawat itu di Jayapura.
“Tadi saja, saat saya antar penumpang, suara pesawat bikin (buat) sampe (sampai) penumpang berteriak semua,” kata pria yang telah 30 tahun berdomisili di Entrop, Kota Jayapura.
Komandan Lanud Jayapura, Kolonel PNB I Made Susila
Komandan Lanud Jayapura, Kolonel PNB I Made Susila mengaku empat unit pesawat masing-masing dua unit pesawat Sukhoi-27 dan dua unit Sukhoi-30 datang ke Jayapura mempunyai operasi lintas Maleo yang digelar TNI AU.
“Ada operasi lintas maleo perbatasan RI-PNG, sehingga pesawat ini didatangkan ke bandara lanud Sentani, Kabupaten Jayapura. Pesawat ini sudah lakukan operasi ke Merauke, setiap hari ada dua survei dengan menerbangkan dua pesawat Sukhoi,” kata Made.
Selama operasi Maleo, lanjut Made, hingga kini tidak ada hal-hal yang menonjol. Menurutnya, ada beberapa hal yang harus dicapai. “Yang paling penting adalah masyarakat Papua merasa kehadiran dari pesawat Sukhoi ini akan melindungi mereka, sekaligus memberi tahu kepada masyarakat bahwa Indonesia memiliki pesawat tempur Sukhoi yang cukup canggih,” ujarnya.
Dikatakan Made, pesawat Sukhoi ini juga diikuti dengan 68 kru pesawat, masing-masing 8 penerbang dan 60 ground (tanah) kru. “Pesawat ini dapat dipergunakan untuk pendidikan untuk latihan bagi penerbang-penerbang baru, pesawat ini Multi Bull, dapat dipergunakan untuk bomber, untuk  Air to Air, Air to Ground. Pesawat ini juga terbang terendah mencapai ketinggian 500 feet, kalau tinggi bisa mencapai 65.000 feet,” imbuhnya.
Ratusan Masyarakat Abadikan Pesawat Sukhoi
Seorang anak kecil gambarkan rasa senangnya melihat pesawat tempur
Pesawat tempur milik TNI AU berjenis Sukhoi-30 dan Sukhoi-27 menarik perhatian masyarakat untuk diabadikan menggunakan perangkat kamera digital maupun telepon seluler yang mempunyai fasilitas kamera.
Awom, salah satu pengunjung yang mendatangi lokasi tersebut, mengatakan dirinya baru pertama kali melihat pesawat tempur Sukhoi. “Berapa hari belakangan, pesawat ini tiap pagi terbang di atas sambil lakukan atraksinya. Dan saya ke sini untuk melihat secara dekat pesawat ini,” kata Awom, Jumat (15/05/2015).
Dirinya merasa senang dengansetelah melihat pesawat tersebut, warga Kota Jayapura ini rela ke bandara sentak hanya untuk mengabadikan momen diparkirnya pesawat tersebut di Pangkalan Udara TNI AU, Sentani, Kabupaten Jayapura.
“Informasi saya dapat pesawat ini parkir di Biak, ternyata parkirnya di Sentani,” ujar Awom dengan nada kaget.
Suasana Lanud di Sentani, Kabupaten Jayapura
Sementara pengunjung lainnya, Piter mengaku dirinya mengetahui adanya pesawat tempur di Lanud, Sentani, Kabupaten Jayapura dari teman-temannya. Kebetulan, menurutnya, ia dan keluarga tidak pernah melihat pesawat tempur dari jarak dekat.
“Makanya, saya bawa keluarga ke sini untuk foto-foto, sekaligus menjadi lokasi refresing buat keluarga saya,” kata pria yang berdomisili di Angkasa, Kota Jayapura.
Komandan Lanud Jayapura, Kolonel PNB I Made Susila mengatakan pesawat tempur berjenis Sukhoi-27 dan Sukhoi-30 yang berjumlah 4 unit, ke Jayapura dari pangkalan udara Makassar, Sulawesi Selatan.
“Pesawat ini sendiri di bandara Lanud, Sentani, Kabupaten Jayapura sejak tanggal 11 mei lalu dan akan balik ke pangkalan udara di Makassar, Sulawesi Selatan, pada tanggal 18 mei,” kata Ade.
Pihaknya membuka untuk umum, bagi masyarakat yang hendak melihat pesawat tersebut. “Kami berikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat secara dekat pesawat ini, dan juga dapat ngobrol dengan penerbang (pilot), kemudian juga kepada adik-adik yang tamat SMA jika mereka ingin menjadi penerbang seperti apa, bisa langsung berkomunikasi dengan penerbangnya,” ujarnya.
Warga mengabadikan dirinya berlatar belakang pesawat Sukhoi

———————————————————- 
Kamis, 14 Mei 2015
Jurnalis     : Indrayadi T Hatta
Fotografer : Indrayadi T Hatta
Editor       : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-
Baca Juga
Lihat juga...