RABU, 3 AGUSTUS 2016

BALIKPAPAN --- Wajib pajak orang pribadi dan perusahaan untuk wilayah Kalimantan Timur dan Utara yang memanfaatkan Tax Amnesty hingga kini tercatat sebanyak 11 wajib pajak.  Dari 11 WP yang memanfaatkan tax amnesty itu terdiri dari KPP Balikpapan 4 orang WP, KPP Madya Balikpapan, KPP Samarinda, KPP Tarakan masing-masing 2 orang WP dan KPP Tanjung Redeb 1 orang WP, dengan total Rp708 juta.


Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak Kaltim dan Utara, Samon Jaya mengungkapkan, memaksimalkan pemberlakuan tax amnesty dan penerimaan pajak, Kanwil DJP Kaltimra saat ini mengejar pendataan potensi pajak melalui metode mapping, profiling dan benchmarking.

"Kami terus maksimalkan pemberlakuan tax amnesty dan penerimaan pajak untuk mengejar potensi pajak yang di Kaltim dan Utara," tandasnya usai sosialisasi kebijakan tax amnesty di bussines gathering pelaku usaha perkapalan Balikpapan, Rabu (3/8/2016).

Samon yakin dengan metode itu akan membuat profil sektor usaha secara menyeluruh dan melakukan bench marking pada setiap sektor usaha, untuk membandingan kewajaran di antara WP dalam suatu kelompok yang relatif setara untuk menciptakan perlakuan yang sama.

"Untuk potensi penghimpunan dari program tersebut belum dapat saya sebutkan karena sekarang masih melakukan pemetaan," ujarnya ketika ditanya potensi penerimaan pajak pada tax amnesty.

Untuk mengejar penerimaan pajak dan diberlakukannya tax amnesty tersebut, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi ke sejumlah kalangan pengusaha. Bahkan pada Minggu depan diagendakan akan mensosialisasikan satuan kerja di pemerintahan kota guna meningkatkan kesadaran wajib pajak agat andil dalam tax amnesty. 
[Ferry Cahyanti]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: