RABU, 17 AGUSTUS 2016

MALANG --- Selain memamerkan ribuan macam keris dari berbagai daerah, dalam ajang pameran 'Tosan Aji Nusantara' yang di gelar di lantai tiga MX mall kota Malang ini juga menyediakan jasa sertifikasi keris.


"Fungsi dari sertifikasi sendiri adalah bentuk pengakuan bahwa sebuah keris benar-benar asli. Keris yang bisa disertifikasi adalah keris sepuh dan keris baru kamardikaan (keris yang terlahir setelah kemerdekaan Indonesia)," jelas ketua panitia penyelenggara, Wahyu Eko Styawan kepada Cendana News, Selasa (16/8/2016).

Wahyu menyampaikan bahwa sertifikasi keris berisi semua informasi mengenai keris tersebut, mulai dari dhapur (bentuk keris), pamor, tangguh (era), warangka (wadah keris) hingga tuah atau spirit yang ada di dalam keris serta tidak sembarang orang bisa mensertifikasi keris.

"Sertifikasi keris tidak bisa sembarangan, keris harus disertifikasi oleh dewan pakar yang benar-benar paham mengenai keris, salah satunya yaitu melalui paguyuban Aji Saka," ucapnya.

Menurutnya harus ada minimal tiga orang untuk menilai sebuah keris. Jika salah satu dari tiga orang tersebut berbeda penilaiannya dengan dua orang lainnya, maka harus di cari beberapa orang pakar lagi untuk menilai keris sampai di peroleh pendapat terbanyak yang sama mengenai keris tersebut.

"Karena sekarang para pakar keris sedang berkumpul di pameran ini, hanya dibutuhkan satu hari untuk mensertifikasi sebuah keris dengan biaya Rp.100.000,- per satu sertifikasi keris. Kalau di luar pameran bisa berhari-hari untuk mensertifikasi sebuah keris. Dari pembukaan pameran hari pertama sampai dengan hari ini setidaknya sudah 28 keris yang tersertifikasi," ungkapnya.

Lebih lanjut Wahyu menuturkan bahwa keris merupakan doa yang terbendakan karena dalam proses pembuatannya dibarengi doa-doa yang dipanjatkan oleh sang pembuat keris (mpu) sesuai dengan keinginan sang pemesan keris.


Disebutkan, pameran Tosan Aji Nusantara berlangsung mulai dari tanggal 12-17 Agustus 2016. Pameran pusaka ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
[Agus Nurchaliq]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: