KAMIS, 25 AGUSTUS 2016

BALIKPAPAN --- Hingga semester I tahun 2016 ini sektor parkir menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) mencapai lebih dari Rp1 Miliar. Jumlah tersebut dari 70 titik parkir di kota Balikpapan.


Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana menjelaskan, jumlah retribusi dari parkir itu kecil bagi kas daerah, sehingga potensi retribusi parkir di badan jalan akan tetap dikelola, terutama melalui pola kemitraan atau bagi hasil dengan tukang parkir.

“Pengelolaannya modelnya bagi hasil, semakin besar pemasukan disitu maka bagi hasil juga semakin besar. Potensi retribusi parkir cukup besar dan sangat berkontribusi untuk PAD meski nilainya kecil,” ternganya Kamis, (25/8/2016).

Ia menjelaskan, pola kemitraan tersebut diketahui tidak akan merugikan tukang parkir yang selama ini mengelola area tersebut. Termasuk pihak-pihak terkait seperti pemilik toko.

“Bukan sistem gaji. Kita hanya melengkapi identitas atribut, pakaian. Nanti mereka yang memungut. Katakan 40 banding 60 persen,” ujarnya.

Selain itu, Sudirman menambahkan titik parkir baru juga masih dikaji lagi. Diantaranya ada tiga kajian yang dilakukan diantaranya parkir bahu jalan, kerjasama pihak ketiga maupun penerapan pajak parkir melalui Samsat.
[Ferry Cahyanti]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: