SELASA, 16 AGUSTUS 2016

MAUMERE --- Dari 155 warga binaan atau narapidana yang menghuni rumah tahanan (Rutan) Maumere, sebanyak 80 orang mendapat remisi atau pengurangan masa pidana saat HUT Kemerdekaan RI ke-71.

Rutan Maumere kabupaten Sikka.
Remisi yang diberikan kepada 80 warga binaan tersebut bervariasi. Sebanyak 38 orang menerima remisi 1 bulan, 10 orang mendapat remisi 2 bulan serta 13 orang mendapat remisi 3 bulan

Selain itu 8 orang memperoleh remisi 4 bulan, 7 orang mendapat remisi 5 bulan dan remisi 6 bulan diberikan kepada 4 warga binaan.

Demikian disampaikan kepala Rutan Maumere,Hudi Ismono,Amd.IP,SH,MH saat ditemui Cendana News, Selasa (16/8/2016). Dikatakan Hudi, dari jumlah tersebut 5 orang bisa langsung bebas.

“Dua orang bisa bebas tanggal 16 Agusutus 2016 sementara tiga orang lagi bila membayar denda bisa langsung bebas besok, 17 Agustus 2016” ujarnya.

Ditambahkannya, 3 orang narapidana tersebut terjerat kasus kourpsi dan masih ada subsider 3 bulan kurungan. Jadi setelah tanggal 17 Agustus nanti, narapidana tersebut akan dipanggil dan bila ketiganya membayar denda maka bisa langsung bebas.


“Yang kita hitung pidana pokoknya saja. Narapidana tersebut harus membayar denda di kejaksaan dan suratnya diberikan ke kami agar bisa segera dibebaskan,” ungkapnya.

Mantan Kalapas Pangkalpinang ini menyebutkan, remisi umum diberikan kepada 75 warga binaan dimana 1 orang terkait Peraturan Pemerintah Nomor  99 tahun 2012 tentang narkoba.

“Nanti besok Bupati Sikka yang akan memberikan surat remisinya.Sebelumnya juga kami akan laksanakan apel bendera memperingati HUT Ri ke-71 di sini,” tuturnya.

Narapidana yang tidak mendapat remisi imbuh Hudi masih berstatus tahanan sebab pada saat pengiriman remisi, narapidana tersebut belum ada keputusan hukum tetap dan belum ada eksekusi oleh kejaksaan.

Bila berkas-berkasnya sudah lengkap dengan syarat-syarat terpenuhi minimal 6 bulan menghuni lembaga pemasyarakatan sambungnya, narapidana tersebut akan diusulkan remisi umum susulan.

“Yang belum diusulkan tanggal 17 Agusutus 2016 dan akan kita kirim usulannya kemudian setelah kami lakukan pendataan ulang,” pungkasnya.(Ebed de Rosary)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: