RABU, 10 AGUSTUS 2016

JAYAPURA --- 881 narapidana (Napi) dan Napi Anak dari 10 Unit Pelaksana Teknis di bawah Kanwil Hukum dan HAM Papua mendapatkan remisi di hari ulang tahun kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia (RI).


“Kami ada terbitkan SK pembebasan bersyarat, nantinya dalam waktu dekat ada beberapa orang narapidana yang bebas. Jadi angka 881 ini dapat berkurang,” kata Lilis IkaRosita, Kabid Binpas Tasnak dan Infokom dibawah Divisi Pemasyarakatan, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Papua, Rabu (10/8/2016).

Dikatakannya, penghuni lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang paling banyak saat ini adalah Lapas klas IIA Abepura, bila dibandingkan dengan delapan lapas lainnya yakni Lapas Narkotika Jayapura, lapas Merauke, lapas Timika, Biak, Serui, Nabire, Wamena, cabang rutan Tanah Merah Boven Digoel dan PAS Militer Jayapura.

“Dari delapan lapas dan satu cabang lapas serta satu tahanan Militer Jayapura. Lapas Abepura yang paling banyak penghuninya,” tuturnya.

Pihaknya telah mengusulkan ke pusat, untuk lapas Abepura sebanyak 245 orang, lapas Narkotika Jayapura 112 orang, lapas Merauke 186, lapas Timika 49, lapas Biak 87, lapas Serui 46, lapas Nabire 112, lapas Wamena 32, cabang rutan Tanah Merah Boven Digoel 3 orang dan PAS Militer Jayapura berjumlah 2 orang.

“Ada dua remisi umum (RU) yakni RU I mendapatkan remisi dan masih menjalani sisa tahanan. Sedangkan RU II mendapatkan remisi dan langsung bebas, karena masa tahanan telah habis setelah dapat remisi dua  itu,” ujarnya. 
[Indrayadi T Hatta]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: