SABTU, 20 AGUSTUS 2016

MAUMERE --- Pulau Pemana merupakan salah satu kepulauan yang ada di kabupaten Sikka merupakan salah satu pulau terluar di kabupaten Sikka yang perlu dipromosikan potensi pariwisatanya.

Pulau Kambing yang menjadi salah satu potensi wisata di kabupaten Sikka
Potensi Pulau Kambing salah satu pulau kecil yang berjarak sekitar 1 kilometer arah timur pulau Pemana merupakan salah satu pulau yang belum terjamah meski memiliki keindahan.

“Selain pasir putihnya yang halus dan indah, lautnya juga jernih. Ada 2 areal coral yang  sudah diteliti LIPI dan dikatakan sangat indah,” ujar Aloysius G.N Parera.

Pjs. Kades Pemana yang dihubungi Cendana News, Sabtu (20/8/2016) ini mengakui, karangnya sangat indah bahkan dikatakan lebih indah dibandingkan dengan Bunaken dan Raja Ampat.

Ritual adat Pamanga Tamianotai yang menyedot perhatian masyarakat.
“Namun karena jarang dipromosikan sehingga tidak ada yang mengenalnya. Ini yang membuat kami mencoba menghidupkan promosi agar bisa dikenal masyarakat luas,” ungkapnya.

Dengan adanya apel bendera di bawah laut dan ritual adat Pamanga Tamianotai, memberi makan laut yang dipadukan dengan gerakan mencintai laut kata Aloy sapannya, diharapkan bisa mengangkat potensi parirwisata di desa Pemana.

“Ini potensi yang bisa mendatangkan pendapatan bagi daerah dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” tandasnya.

Harus diingat Pemana dan Pulau Kambing sambung mantan lurah Madawat ini, merupakan salah satu kesatuan dimana sejak tahun 2006 dan 2007 saat program Coremap tahap 2 merupakan salah satu desa binaan.

Pjs.Kepala desa Pemana, Aloysius G.N Parera (pakai peci)
“Masyarakat diajari dan dididik untuk menjaga terumbu karang dan ekosistem laut serta tidak melakukan aktifitas penangkapan ikan yang merusak ekosistem laut,” tegasnya.

Pola hidup masyarakat dirubah dimana sejak adanya pendampingan tidak ada lagi aktifitas penangkapan ikan yang merusak ekosistem laut.

Pesan Aloy, Masyarakat Pemana jangan berharap dari profesi nelayan saja. Dengan menjaga ekosistem laut ini bisa dijadikan obyek wisata alam bawah laut dan ini juga bisa mengangkat ekonomi masyarakat(Ebed de Rosary)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: