KAMIS, 4 AGUSTUS 2016

JAKARTA --- Drama yang mewarnai persidangan kasus perkara "kopi racun sianida" yang diduga menyebabkan meninggalnya I Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso benar-benar sangat panjang, melelahkan dan berliku. Hingga tadi malam, Rabu (4/8/2016) persidangan Jessica tercatat sudah digelar sebanyak 10 kali, sedangkan total saksi yang dihadirkan hingga persidangan ke-10 tercatat sebanyak 20 saksi.

Jessica Kumala Wongso (baju putih) mengikuti jalannya persidangan
Kemarin, Rabu (3/8/2016) Jaksa Penuntut Umum tercatat telah menghadirkan 2 saksi ahli dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) masing-masing adalah seorang dokter ahli forensik dari RS. Polri Said Sukanto, yaitu dr. Slamet Purnomo dan seorang ahli Toksikologi Forensik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri yaitu Komisaris Besar (Kombes) Polisi Nursamran Subandi.

Kombes Pol. Nursamran Subandi belakangan diketahui menjabat sebagai Kepala Bidang Kimia Forensik Kesatuan Pusat Bareskrim Mabes Polri tersebut memberikan kesaksian dalam persidangan Jessica Kumala Wongso hingga Rabu Malam di Ruang Sidang Kartika 1, Gedung PN Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kombes Pol. Nursamran Subandi (berdiri) saat memberikan kesaksian
Nursamran Subandi dalam kesaksiannya mengatakan "diduga kemungkinan racun senyawa sejenis sianida tersebut dimasukkan seseorang kedalam gelas yang berisi Es Kopi Vietnam yang sebelumnya sudah dipesankan Jessica khusus untuk Wayan Mirna, pelaku memasukkan racun sianida dalam gelas minuman Es Kopi Vietnam dalam rentang waktu antara pukul 16:30 WIB hingga pukul 16:45 WIB" katanya saat bersaksi di PN Jakarta Pusat, Rabu malam (3/8/2016).

Demikian menurut keterangan yang disampaikan Nursamran Subandi dalam kesaksiannya di persidangan berdasarkan pengujian dan penelitian yang dia lakukan sebelumnya di Puslabfor Mabes Polri. Kemudian pendapat saksi ahli tersebut juga diperkuat berdasarkan bukti rekaman CCTV pada hari Rabu (6/1/2016) di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Pada saat itu, rekaman CCTV membuktikan pada sekitar pukul 17:20 WIB, sebelum Wayan Mirna meminum Es Kopi Vietnam, dirinya sempat bertanya kepada Jessica, Es Kopi Vietnam ini punya siapa, lantas dijawab oleh Jessica bahwa minuman tersebut memang dipesankan untuk Wayan Mirna. Nursamran Subandi dalam kesaksiannya sempat menguji dan membandingkan kopi bekas minuman Wayan Mirna dengan kopi pembanding yang sengaja dia buat untuk melihat bagaimana hasilnya.(Eko Sulestyono)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: