SENIN, 29 AGUSTUS 2016

LAMPUNG --- Kekecewaan masyarakat Dusun Cilamaya Desa Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan terkait penyelesaian pembayaran atas hak alas tanah yang dijanjikan oleh pemerintah diungkapkan masyarakat dengan menggelar aksi bakar ban dan memblokade jalur kendaraan proyek tol Sumatera.


Berbagai pertemuan dengan wakil dari pemerintah Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan dan pihak pelaksana proyek Tol Sumatera diwakili oleh PT Pembangunan Perumahan (PP) bersama warga terdampak tol hingga pekan terakhir bulan Agustus belum membuahkan hasil.

Pertemuan di rumah dinas bupati Lampung Selatan yang menurut warga pada (19/6/2016) hingga kini belum mencapai kesepakatan sementara proyek tol tetap berjalan dan warga sudah tak memiliki tanah untuk dijadikan lahan usaha dan tempat tinggal.

Puncaknya pada Senin pagi (29/8)  warga melakukan aksi bakar ban,memasang keranda dan memblokade truk truk yang sedang beraktifitas melakukan penimbunan lokasi tol Sumatera di STA 005. Puluhan truk dihentikan,ban dibakar dan warga melakukan aksi tidur di keranda sebagai bentuk kekecewaan atas matinya nurani pihak yang terkait dengan upaya pembebasan lahan tol Sumatera.

Berikut foto-foto aksi warga yang kecewa dengan belum diterimanya uang ganti rugi bagi sekitar 23 warga di ruas tol Sumatera Dusun Cilamaya Kampung Jering Desa Bakauheni :





(Henk Widi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: