SENIN, 8 AGUSTUS 2016

BALIKPAPAN --- Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Balikpapan mendukung rencana direct call melalui Balikpapan, yang ditargetkan akan direalisasikan tahun 2016 ini.


Ketua ALFI Balikpapan, Faisal Tola mengungkapkan, dengan akan diterapkannya kebijakan direct call melalui pelabuhan peti kemas di Balikpapan, maka akan memangkas biaya logistik dari Kaltim dengan rute yang cukup panjang.

"Pengusaha juga tidak perlu mengeluarkan cost bongkar muat di Surabaya atau Jakarta, maupun Singapura. Pokoknya biaya relatif lebih murah," ungkapnya, Senin (8/8/2016).

Disebutkan, meski mendukung akan diberlakukan direct call tersebut, pengusaha eksportir di Kalimantan Timur juga harus memahami kebijakan tersebut. Karena diyakini belum banyak memahami rincian dari kebijakan yang dirintis PT Pelindo IV itu.

"Memang program itu masih belum familiar bagi pengusaha eksportir di Kaltim. Kita juga masih wait and see, tapi nanti kalo infrastruktur sudah siap untuk melayani jalur pelayaran internasional langsung, pengusaha akan siap dan berminat," ujarnya.

Faisal menambahkan dengan direct call pasti kuota ekspor dari Balikpapan akan terpenuhi dengan sejumlah komoditi andalannya. Dan pengusaha eksportir yang masih melakukan ekspor melalui Surabaya harusnya melihat peluang tersebut.
[Ferry Cahyanti]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: