SENIN, 15 AGUSTUS 2016

MAUMERE --- Kasus gigitan anjing rabies di kabupaten Sikka dan beberapa kabupaten lainnya di pulau Flores masih sering terjadi. Dalam bulan Juli, ada seorang anak bersusia 9 tahun asal kabupaten Ende yang meninggal di RSUD TC Hillers Maumere.

Selain itu, seorang warga asal pulau Palue kabupaten Sikka juga menjadi korban gigitan anjing rabies. Hampir setiap bulan masih saja terdapat pasien yang dirujuk ke RSUD TC Hillers untuk mendapatkan perawatan setelah terkena gigitan anjing.

Demikian disampaikan Kadis Kesehatan Kabupaten Sikka, dr.Maria Bernadina Sada Nenu saat ditemui Cendana News di RSUD TC Hillres, Senin (15/8/2016).

Dikatakan Maria, kasus rabies masih sering terjadi dan masih banyak anjing rabies yang berkeliaran di masyarakat.

“Kasus rabies masih selalu ada. Untuk itu kerjasama lintas sektor sangat penting dan yang terpenting semua anjing harus diberi vaksin rabies,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk pasien asal  pulau Palue, korban sudah digigit anjing selama 3 bulan sebelumnya namun belum diperiksa ke puskesmas. Dokternya memang mendiagnosa pasien menderita rabies karena riwayat gigitannya ada.

“Memang saat diperiksa dari gejalanya pasien memang didiagnosa terserang penyakit rabies,” terangnya.

Namun tegas Maria, untuk memastikannya, otak anjing harus dikirim ke laboratorium di Maros Sulawesi Selatan untuk dilakukan pengecekan. Setelah digigit anjing, penderita harus mencuci luka di bawah  air yang mengalir dan segera diberi vaksin.

“Kami masih memiliki stok vaksin rabies, tapi perlu diketahui tidak semua penderita gigitan anjing harus diberikan vaksin,” tegasnya.


Sekertaris Komite Rabies Flores Lembata, dr.Asep Purnama  kepada Cendana News, Senin (15/8/2016) meminta agar ada kerjasama lintas sektor dan lintas kabupaten mengingat hewan penular rabies selalu bergerak antar wilayah.

Masyarakat harus merelakan anjing mereka diberi vaksin rabies. Bila setelah divaksin anjing tersebut meninggal kemungkinan besar anjing tersebut sudah terinfeksi virus rabies.

“Bila anjing sehat keluarga juga akan selamat. Lebih baik mencegah sebab bila terkena gigitan korban bisa meninggal dunia,” ungkapnya.
[Ebed De Rosary]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: