SELASA, 9 AGUSTUS 2016

LAMPUNG --- Jajaran polisi dari satuan lalu lintas (Satlantas) dari kepolisian Polres Lampung memeriksa puluhan kendaraan dalam razia kelengkapan surat-surat, senjata tajam, narkoba, serta bahan peledak. Dalam razia yang dimulai pukul 08.30 WIB  itu, dikerahkan puluhan personel Satlantas Polres Lampung Selatan  yang dipimpin langsung kepala bagian operasi (KBO) Ipda Jumadi Jani mendampingi Kasatlantas Polres Lampung Selatan AKP Mubiarto. Sedangkan kendaraan yang diperiksa ratusan unit sepeda motor, dan ratusan unit kendaraan roda empat.


Ia mengatakan dalam operasi rutin tersebut ia mengungkapkan ditemukan beberapa pelanggaran di antaranya pengendara kendaraan roda dua yang mengemudikan kendaraan tanpa membawa SIM dan STNK, dan mengemudikan kendaraan roda dua tanpa helm.

“Razia kendaraan bermotor ini dilaksanakan secara rutin setiap hari dalam rangka menekan pelanggaran dan kecelakaan lalulintas. Serta antisipasi adanya kasus pencurian dengan kekerasan dan pemberatan, bahan peledak, senjata tajam, peredaran narkoba dan bahan berbahaya lainnya,” jelas Ipda Jumadi Jani  saat dikonfirmasi media Cendana News, Selasa (9/8/2016).

Ia juga menghimbau kepada masyarakat apabila mengendarai kendaraan di jalan raya agar dilengkapi surat kendaraan bermotor, SIM dan mengenakan helm serta sabuk pengaman bagi pengendara kendaraan roda empat demi keselamatan di jalan raya.


Ipda Jumadi mengungkapkan selama pelaksanaan operasi Satlantas Polres Lampung Lampung Selatan puluhan personil polisi lalu lintas melakukan razia rutin di Jalan Lintas Sumatera Desa Negeri Pandan Kecamatan Kalianda Lampung Selatan. Operasi dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap semua kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang melintas dari arah Bakauheni dan dari arah Bandarlampung.

Pemeriksaan terhadap kendaraan jenis bus yang dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya penyelundupan barang barang terlarang dan berbahaya baik dari arah Pulau Sumatera maupun dari Pulau Jawa. Selain itu kendaraan truk yang membawa muatan yang berlebih dan sebagian surat kendaraan yang pajaknya mati.

Ia mengungkapkan selama kegiatan operasi para anggotanya,dilakukan dibawah pengawasan oleh Provost yang melakukan pengawasan terhadap anggota yang bertugas. Sebab dalam melakukan tugas semua anggota satlantas tetap harus dalam pengawasan anggota provost yang tetap melakukan pengawasan polantas selaku penggerak dan pelopor tertib sosial di ruang publik. Tindakan dilakukan dengan mengutamakan tindak preventif serta penindakan terhadap pengemudi yang menyebabkan laka lakulintas.


Lebih lanjut Ipda Jumadi mengungkapkan peningkatan operasi rutin di Jalan Lintas Sumatera setelah pagi ini sekitar pukul 07:00 WIB terjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Lintas Gedongtetaan Kabupaten Pesawaran yang mengakibatkan seorang korban meninggal dunia. Meski demikian korban yang dibawa ke Rumah Sakit Bintang Amin hingga kini belum diketahui identitasnya.

“Menekan adanya kejadian kecelakaan terutama pengendara tidak membawa dokumen kelengkapan kendaraan dan identitas diri kita selalu menghimbau agar pengendara membawa dokumen kendaraan dan identitas diri”ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan pelaksanaan operasi rutin merupakan sebuah kebijakan Polda Lampung dimana Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin yang menggulirkan program penggelaran polisi di mana mana atau dikenal dengan operasi sepanjang masa. Ia juga mengungkapkan permasalahan di bidang lalu lintas di jalan raya semakin hari semakin berkembang seiring dengan berkembangnya jumlah kendaraan bermotor,maka dalam operasi harus lebih intens melakukan razia rutin.

Pantauan media Cendana News akibat operasi rutin tersebut sempat mengakibatkan antrian kendaraan dari dua arah. Sementara berdasarkan data beberapa pengendara kendaraan roda dua yang tidak membawa kelengkapan kendaraan langsung diberikan surat bukti pelanggaran (tilang).(Henk Widi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: