KAMIS, 4 AGUSTUS 2016

JAKARTA --- Kedatangan ribuan suporter sepak bola fanatik "Bondo Nekat" pendukung kesebelasan Persebaya Surabaya 1927 ke Ibukota pada tanggal 2-4 Agustus 2016 dijaga aparat keamanan khususnya pihak kepolisian Polda Metro Jaya beserta jajarannya. 


Seperti diberitakan sebelumnya, ribuan suporter Bonek Mania Persebaya 1927 datang jauh-jauh ke Jakarta dari Surabaya, Jawa Timur, mereka datang secara bergelombang. Tujuan kedatangan mereka adalah dalam rangka memperjuangkan pengakuan agar kesebelasan kesayangannya yaitu Persebaya 1927, agar tidak lagi dibekukan dan diakui keberadaannya oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Ribuan suporter Bonek Mania sebagian besar sudah tiba di Jakarta sejak Selasa dini hari hingga Selasa siang (2/8/2016) dengan menggunakan sarana angkutan transportasi Kereta Api (KA). Setibanya di Stasiun Jakarta Pasar Senen, mereka mereka langsung dinaikan bus untuk kemudian diantar dengan pengawalan ratusan anggota kepolisian menuju ke Stadion Tugu, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Awalnya mereka berencana dan mengancam akan melakukan aksi demonstrasi dan unjuk rasa besar-besaran untuk memperjuangkan tuntutan mereka yaitu di sekitar Kantor Kementrian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) Senayan, Jakarta Selatan, Istana Negara, Jakarta Pusat dan mereka juga akan mendatangi tempat pelaksanaan Konggres Luar Biasa PSSI yang akan digelar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara.

Namun setelah Menpora Imam Nahrawi menemui mereka dan mengajak berdialog dengan perwakilan Bonek Mania, pada Rabu malam di Stadion Tugu, Koja, Jakarta Utara, akhirnya ribuan suporter Bonek Mania bersedia untuk pulang kembali ke Surabaya. Lagi-lagi aparat kepolisian mengawal kepulangan mereka dari Koja, Jakarta Utara hingga Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.


Kompol Kasmono, Kapolsek Senen, Jakarta Pusat mengatakan "sejak suporter Bonek Mania berangkat naik kereta api dari Surabaya dengan tujuan Jakarta hingga mereka dipulangkan kembali dari Jakarta menuju Surabaya, aparat kepolisian gabungan dari Polda Jawa Timur dan Polda Metro Jaya selalu melakukan pengawalan, hal ini untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, sekitar 40 petugas kepolisian dari Polda Jawa Timur naik kereta api mengawal suporter Bonek Mania dari berangkat hingga pulang" katanya kepada wartawan, Kamis siang (4/8/2016).
[Eko Sulestyono]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: