SELASA, 30 AGUSTUS 2016

JAKARTA --- Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah mengatakan, menyikapi hasil pembicaraan tingkat I Pembahasan RUU tentang Pertanggungjawaban Atas Pelaksanaan APBN 2015, Fraksi PDIP mendorong pemerintah agar menyusun langkah-langkah konstruktif yang mengedepankan prinsip tertib, taat pada peraturan perundang-undangan.


"Efisien, transparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan, itu yang perlu dilaksanakan,"sebut Said dalam Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (30/8/2015).

Selain itu, fraksinya minta pemerintah harus segera menindak lanjuti rekomendasi BPK RI atas temuan temuan dari hasil pemeriksaan APBN TA 2015.

"Pelaksanaan dan pertanggungjawaban APBN jangan hanya dijadikan siklus tahunan, sebab temuan mengenai kesalahan pencatatan penerimaan negara berupa pajak dan inventarisasi serta penilaian aset selalu berulang kali terjadi setiap tahun,"sebutnya.

Hal senada juga disampaikan Fraksi Demokrat yang meminta pemerintah segera menetapkan ketentuan mengenai perhitungan sisa anggaran lebih (SAL) untuk memastikan akurasi perhitungan sesuai temuan BPK RI didalam LKPP.

Selain itu, Fraksi Demokrat berharap realisasi Anggaran Belanja Negara sebesar 91,5 persen tersebut, masih didominasi oleh belanja subsidi dan belanja pegawai yang sifatnya mengikat.

Selain itu, Fraksi Demokrat meminta agar pemerintah meningkatkan kualitas kualitas Belanja Negara dengan terus memperhatikan keseimbangan perekonomian, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengendalian defisit.

Sementara Fraksi PPP DPR RI minta pemerintah agar di masa mendatang tidak ada lagi pengulangan permasalahan yang timbul. Jika hal itu masih terjadi, maka pemerintah kurang memiliki Sense Of Urgency dalam menindaklanjuti Temuan BPK.

Seluruh Fraksi DPR menyampaikan bahwa dapat menyetujui atau menerima RUU Tentang Pertanggungjawaban Atas Pelaksanaan APBN Tahun 2015 dilanjutkan dalam Pembicaraan Tingkat II untuk mengambil keputusan.
[Adista Pattisahusiwa]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: