JUMAT, 19 AGUSTUS 2016

JAKARTA --- Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo menjelaskan bahwa mulai saat ini dan seterusnya BI telah memutuskan untuk mengubah acuan untuk menentukan kisaran dalam menetapkan besaran suku bunga.


Bank Indonesia selama ini selalu menggunakan perhitungan besaran suku bunga berdasarkan metode BI Rate, selanjutnya Bank Indonesia memutuskan merubahnya dengan metode Seven Days Reverse Repo Rate dalam menentukan kisaran suku bunga.

"Berdasarkan hasil keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang sebelumnya dilaksanakan selama 2 hari, maka dengan demikian Bank Indonesia akhirnya memutuskan untuk tetap menahan suku bunga atau BI Rate pada kisaran 5,25 persen" demikian dikatakan Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardojo, saat jumpa pers di kantornya, Jumat malam (19/8/2016).

Agus D.W. Martowardojo mengatakan "sedangkan suku bunga Deposit Facility juga tetap dipertahankan sebesar 4,5 persen, sementara itu Lending Facility kita turunkan dari sebelumnya sebesar 7 persen menjadi sebesar 6 persen, kemudian diperkirakan kondisi inflasi hingga akhir tahun 2016 diperkirakan akan tetap sesuai dengan target, yaitu sebesar 4 persen plus minus 1 persen, salah satu alasannya karena inflasi Indonesia sepanjang tahun 2016 dinilai cukup terkendali," katanya di Kantor Pusat Bank Indonesia Jakarta.
[Eko Sulestyono]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: