SENIN, 8 AGUSTUS 2016

SOLO --- Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak (Kanwil DJP) Jawa Tengah II, sejak melakukan sosialisasi Tax Amnesty beberapa hari terakhir, sudah mendapat uang tebusan yang dapat dibilang cukup banyak. Hal ini diungkapkan Kepala Kanwil Jateng II, Lusiani.


“Semenjak diberlakukannya tax ammesty, hingga kini sudah menerima uang tebusan hampir mencapai  satu miliyar rupiah. Ini setelah kita melakukan gathering amnesty pajak di Sunan Hotel, Solo yang dihadiri ribuan sasaran tax amnesty,” ujar Lusiani kepada awak media, Senin (8/8/2016).

Dijelaskan Lusiani, dana tebusan Rp 950 juta itu diketahui berasal dari 12 wajib pajak yang memanfaatkan tax amnesty. 

“Program tax amnesty ini rupaya direspon bagus oleh masyarakat. Terbukti ada yang langsung menyerahkan uang tebusan,” jelasnya.


Kanwil DJP Jateng II sendiri meliputi kantor pelayanan pajak pratama dari Sragen ,hingga Cilacap, Jawa Tengah. Dengan danya program yang dicanangkan sejak 1 juli 2016  ini, diharapkan dapat meningkatkan penerimaan pajak. 

“Tax Amnesty ini juga untuk mendorong reformasi perpajakan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Sebagai tahap awal masyarakat dapat memperoleh informasi, dengan mengunjungi laman kami http://pajak.go.id//amnestipajak atau menghubungi kring pajak 1200745,”imbunya.

Ditambahkan Lusiani, seluruh masyarakat  dapat memanfaatkan program tax amnesty ini dengan cara mendeklarasikan harta yang belum dilaporkan dalam SPT tahunan. Pengungkapan itu disertai konsekuensi untuk membayar uang tebusan, namun tarif yang dikenakan lebih rendah daripada tarif umum yang berlaku. 

“Program amnesti pajak yang mulai berlaku 1 juli 2016 ini dan berakhir 31 Maret 2017.  Ini program strategis untuk dilaksanakan bila melihat kondisi perekonomian global dan indonesia pada khususnya,” pungkasnya .
[Koko Triarko] 
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: