SENIN, 15 AGUSTUS 2016

JAKARTA --- Nilai perkembangan neraca perdagangan Indonesia diprediksi akan terus tumbuh atau mengalami surplus hingga akhir tahun 2016, demikian dikatakan Sasmito Hadi Wibowo, Deputi Bidang Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat, seusai gelar acara jumpa pers terkait perkembangan ekspor dan impor Indonesia bulan Juli 2016 kepada wartawan di kantornya, Senin siang (15/8/2016).


Meskipun angka perkembangan neraca perdagangan Indonesia mengalami penurunan pada bulan Juli 2016, namun Sasmito Hadi Wibowo meyakini bahwa penurunan hanya terjadi pada bulan Juli 2016, kemudian untuk selanjutnya optimis bahwa perkembangan nilai neraca perdagangan Indonesia akan terus mengalami surplus hingga akhir tahun 2016.

"Walaupun perkembangan neraca perdagangan Indonesia sempat menurun pada bulan Juli 2016, namun itu hanya sementara saja, karena faktor ekonomi secara global belum stabil dan ditambah dengan adanya libur panjang selama 1 minggu terkait Lebaran Hari Raya Idul Fitri 2016, sehingga memperlambat laju perkembangan neraca perdagangan Indonesia sepanjang bulan Juli 2016," katanya.

Sasmito Hadi Wibowo juga menyebutkan, BPS memprediksi kemungkinan nilai ekspor bulan Juli hingga bulan Agustus 2016 perkembangan neraca perdagangan Indonesia diperkirakan akan mengalami kenaikan sebesar 5-30 persen, nilai impor bulan Juli 2016 diperkirakan juga mengalami kenaikan walaupun nilainya belum diketahui secara pasti.

Seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian nasional maupun ekonomi Global, kedepannya hal tersebut bisa menjadi pendorong perkembangan neraca perdagangan Indonesia menjadi surplus san terus tumbuh secara signifikan. Maka dengan demikian nilai ekspor Indonesia ke luar negeri dan impor Indonesia dari luar negeri akan terus meningkat secara bersamaan.
[Eko Sulestyono]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: