KAMIS, 18 AGUSTUS 2016

MANADO --- Balai pengelolaan sumberdaya pesisir laut (BPSPL) Makassar Satker Manado, bersama Dinas kelautan dan perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo, tanam 71 Ribu mangrove bersama suku Bajo di Torosiaje Kabupaten Puhuwato, Gorontalo.

Suasana upacara bendera terapung
Kepala BPSPL Makassar Andry Indryasworo Sukmoputro menjelaskan, selain penanaman 71 batang mangrove, mereka juga melakukan upacara bendera terapung merayakan perayaan HUT RI ke 71 bersama suku Bajo di Torosiaje Kabupaten Pohuwato, yang diikuti oleh 71 perahu, dan 71 ribu bendera merah putih.

"Kegiatan ini diadakan atas prakarsa BPSPL Makassar Satker Manado, dan DKP Provinsi Gorontalo, dengan tujuan untuk memperlihatkan semangat nasionalisme dan dukungan masyarakat suku Bajo Torosiaje pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang semuanya serba 71 sesuai angka kemerdekaan RI ke 71," kata Sukmoputro pada Cendana News Kamis (18/8/2016).

Penanaman 71 ribu mangrove
Sementara itu Koordinator BPSPL Satker Manado Asri Adi pada Cendana News Kamis (18/8/2016) mengatakan, selain upacara bendera terapung dan penanaman 71 ribu mangrove juga digelar aksi anti destructive fishing seperti bom ikan dan bius bersama masyarakat suku Bajo.

"Semoga aksi hari ini bisa memberikan semangat buat masyarakat suku Bajo dan menjadi perhatian pemerintah daerah dan pusat, agar masyarakat tetap menjaga pantai dengan baik sehingga kelangsungan lingkungan warga suku Bajo tetap terjaga sepanjang masa" ungkapnya.(Ishak Kusrant)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: