RABU, 10 AGUSTUS 2016

LAMPUNG --- Tekan penyalahgunaan narkotika, kenakalan remaja, premanisme dan daerah rawan konflik, Polres Lampung Selatan terus melakukan berbagai upaya pembinaan hingga ke tingkat desa dan diantaranya di beberapa sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Kegiatan di lapangan khususnya di tingkat bawah juga dilakukan oleh personil Polsek Penengahan yang melakukan pembinaan kepada generasi muda untuk menekan tindakan atau aksi kenakalan remaja usia sekolah.


Bripka Nurkholis, anggota Polsek Penengahan dan brigadir Andi Wibowo yang bertugas di wilayah Kecamatan Ketapang melakukan upaya pembinaan ke beberapa sekolah tingkat SMA diantaranya SMKN 1 Ketapang, SMA Ketapang serta beberapa sekolah. Selain menyasar siswa sekolah upaya pembinaan juga dilakukan terhadap anggota karang taruna sebagai organisasi kepemudaan di wilayah Desa Berundung, Desa Sido Asih, Desa Way Sidomukti serta desa desa lain. Kegiatan di sekolah dilakukan oleh Bripka Nurkholis diantaranya dengan melakukan pelatihan tekhnik baris berbaris dan pengibaran bendera terutama menjelang pelaksanaan kegiatan khusus kecamatan dan menjelang HUT RI ke-71 mendatang.

“Selain melakukan pembinaan untuk petugas kegiatan upacara bendera yang dikenal dengan Paskibra kita juga melakukan pembinaan kepada siswa agar menjauhi penggunaan narkoba dan juga menjauhi aksi premanisme” ungkap Bripka Nurkholis yang juga Kapospol Pos Polisi Ketapang di Desa Tamansari saat dikonfirmasi Cendana News, Rabu (10/8/2016)


Pelatihan Paskibra merupakan kesempatan untuk memberikan himbauan kepada siswa untuk mengikuti kegiatan organisasi sekolah yang positif, sebab menurut Bripka Nurkholis dengan keikutsertaan siswa dalam organisasi Pramuka, OSIS serta kegiatan ekstrakurikuler di sekolah serta kegiatan lain akan menjadikan siswa lebih peka dan peduli pada lingkungan. Selain kegiatan organisasi di sekolah dalam kegiatan khusus sekolah biasanya melakukan kegiatan sosialisasi kepada siswa yang dilakukan oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dengan cara mengundang pihak kepolisian sebagai nara sumber untuk memberikan himbauan kamtibmas khususnya bagi siswa untuk tidak melakukan aksi premanisme dan pemakaian narkoba dan melakukan kegiatan positif yang bermanfaat.

Pendampingan kepada masyarakat oleh anggota polisi dari Polsek Penengahan juga dilakukan selama operasi Bina Kusuma Krakatau 2016 dengan lebih banyak melakukan patroli di desa desa saat pelaksanaan kegiatan Poskamling untuk menekan tindak kriminal. Maraknya tindak kekerasan antar kelompok masyarakat, premanisme dan kenalakan remaja menjadi perhatian serius pihak pemerintah dan kepolisian sehingga pelaksanaan operasi Bina Kusuma dilangsungkan hingga tanggal 21 Agustus mendatang.


Sebelumnya Kapolres Lampung Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Adi Ferdian Saputra meminta jajarannya menindak setiap aksi premanisme serta kegiatan lain yang meresahkan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan karena berbagai aksi premanisme kerap memunculkan konflik antar kelompok dan desa dan biasanya disebabkan faktor penggunaan minuman keras atau narkoba. Hal itu ditegaskannya saat memberikan arahan kepada jajaran Polres Lampung Selatan dalam rangka pembukaan pelaksanaan Operasi Bina Kesuma Krakatau 2016 di Mapolres, (8/8).

“Saya minta seluruh jajaran polres hingga para Bhabinkamtibmas untuk memberikan perhatian serius terhadap setiap tindak premanisme. Termasuk kepada tindak kenakalan remaja yang berpotensi memunculkan konflik antar kelompok bahkan antar desa,”ungkap AKB Adi Ferdian Saputra.

Menurut mantan Wakapolres Lahat itu,pelaksanaan operasi dengan sandi Bina Kesuma Kratakau 2016 akan berlangsung selama 14 hari hingga 21 Agustus mendatang. Sasaran utama operasi tersebut menekan angkat tindak premanisme di tengah masyarakat.

Upaya menekan tindak premanisme dilakukan oleh jajaran Polres Lampung Selatan dengan melakukan kegiatan “anjau silau” atau kegiatan kunjungan jajaran Polres ke berbagai kecamatan yang ada di wilayah hukum Polres Lampung Selatan. Kegiatan anjau silau dilakukan dengan kegiatan “Kapolres berkantor di luar" dengan tujuan mendekatkan diri dengan masyarakat serta memberi himbauan Kamtibas kepada masyarakat.


Beberapa kegiatan berkantor di luar juga dilakukan dengan menyerap aspirasi masyarakat di lokasi Kapolres berkantor di luar memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) berikut perpanjangan, perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang selama ini dilakukan di Mapolres.

Kegiatan berkantor di luar sekaligus dalam pelaksanaan operasi Bina Kusuma Krakatau dilakukan agar polisi dan masyarakat dapat bekerjasama dengan baik, menciptakan rasa aman dari gangguan Kamtibmas yang ada di masyarakat.

Selain itu berkoordinasi dengan masyarakat,kegiatan Siskamling dan kegiatan patroli rutin terus dilakukan keliling desa dan beberapa wilayah untuk menekan tindakan kriminal. Selain merupakan operasi rutin sesuai arahan Kapolda Lampung Brigjen pol Ike Edwin,kegiatan dilakukan untuk mensukseskan operasi sepanjang masa dan polisi di mana mana.(Henk Widi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: