MINGGU, 21 AGUSTUS 2016

JAKARTA ---- Masih dalam semangat HUT Kemerdekaan RI Ke-71 yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2016 beberapa hari lalu, ada elemen-elemen masyarakat yang masih mendasari semangat HUT Kemerdekaan RI tersebut untuk membuat sebuah kegiatan.


Salah satunya adalah Charismatic City Church atau Gereja Kristen Karismatik di bilangan Salemba Jakarta, tepatnya di Grha Oikumene Lantai 5 Jalan Salemba Raya Jakarta pusat. Selepas Ibadah rutin minggu, pengurus harian gereja mengadakan perlombaan kecil yang ternyata menyimpan sebuah filosofi luar biasa dibaliknya, yakni Lomba Menghias Nasi goreng Bumbu Istimewa.

Acara ini adalah khusus bagi anggota jemaat pria sebanyak 15 orang. Kemudian dibagi menjadi 3 kelompok yang diketuai 1 orang juru masak (penunjukkan juru masak dilakukan masing-masing anggota kelompok). Mereka dibekali bahan-bahan membuat nasi goreng bumbu istimewa khas nusantara seperti cabai, kecap, mentimun, tomat, paprika, selada segar, telur, dan nasi.

Setelah dewan juri siap menilai, maka lomba pun dimulai. Masing-masing kelompok membuat nasi goreng bumbu istimewa khas nusantara dengan caranya masing-masing secara bahu membahu. Setelah siap, maka nasi goreng buatan mereka dihias sebegitu rupa menjadi sepiring nasi goreng bumbu istimewa khas nusantara yang siap disantap oleh siapapun.

Ps. Daniel Roslim, Gembala Sidang sekaligus penanggungjawab acara mengatakan bahwa nasi goreng sudah dikenal dunia sejak jaman dahulu sebagai makanan khas orang Indonesia. Namun acara yang diadakan ini bukan semata membuat atau menghias nasi goreng beramai-ramai memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-71, akan tetapi menyimpan sebuah filosofi menarik. Lomba menghias nasi goreng ini dinilai oleh 3 orang dewan juri dengan 3 kategori penilaian berupa ; kekompakan, kebersihan, dan peralatan yang digunakan.

Kekompakan tersebut meliputi bagaimana satu kelompok pembuat nasi goreng bahu membahu dalam setiap proses pembuatan nasi goreng tersebut sampai aklhirnya siap disajikan atau siap santap. Kebersihan adalah bagaimana mereka melakukan semua itu dengan tidak melupakan sisi kebersihan baik itu kebersihan bahan-bahan untuk membuat nasi goreng (nasi, bumbu, dan lain sebagainya), kebersihan tangan serta meja, dan kebersihan peralatan yang dipergunakan. 

Terakhir adalah peralatan yang dipergunakan, dengan peralatan seadanya yang disediakan oleh panitia bagaimana masing-masing kelompok dapat tetap bekerjasama dengan satu tujuan yakni menghidangkan sepiring nasi goreng bumbu istimewa khas nusantara. Setelah selesai dinilai maka nasi goreng tersebut disantap bersama dengan penuh suka cita.

"intinya begini, perjuangan bangsa Indonesia itu dilakukan bersama-sama dalam meraih kemerdekaan. Perjuangan para pendahulu bangsa dalam merebut kemerdekaan pastinya dilakukan dengan satu tujuan luhur, suci dan bersih dari dalam hati masing-masing untuk mengusir penjajah dan menjadi negara sekaligus manusia merdeka. Akhirnya setelah berhasil maka kemerdekaan tersebut bisa dinikmati bersama-sama pula sampai hari ini," lanjutnya menerangkan.

"Tapi jangan lupa, sepiring nasi goreng bumbu istimewa khas nusantara ini harus dihias dulu sebelum dinikmati, artinya mari bersama-sama mengisi kemerdekaan yang sudah diraih. Jangan berpuas diri, jangan bersantai-santai, semua harus mengisi kemerdekaan ini dengan kerja nyata yang positif jika memang ingin menikmati sepiring nasi goreng bumbu istimewa khas nusantara bersama-sama," imbuhnya.

Dalam filosofi ajaran Kristen juga ditekankan bahwa bagaimana Yesus Kristus yang sudah memerdekakan umat-Nya dengan pengorbanan di kayu salib menginginkan seluruh umat beliau harus bisa meneruskan kemerdekaan diri yang didapat dengan terus mendekatkan diri kepada Allah, menjauhi segala larangan-Nya untuk menuju pencapaian diri serta hati yang bersih.

Begitu pula keinginan para pendahulu bangsa ini yang sudah bersusah payah merebut kemerdekaan dengan darah, peluh, dan airmata. Mereka menginginkan seluruh bangsa Indonesia tidak hanya berlomba menikmati kue kemerdekaan saja akan tetapi harus bisa mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya agar bisa dinikmati oleh seluas-luasnya anggota masyarakat nusantara ini.


Dalam acara utama peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan RI  yang diadakan oleh Charismatic City Church berupa Lomba Membuat dan Menghias Nasi Goreng Bumbu Istimewa Khas Nusantara hari minggu (21/08/2016) ini, turut dimeriahkan pula dengan lomba Pakaian adat tradisional baik dari batik hingga songket serta lomba pengetahuan umum tentang Indonesia seperti butir-butir Pancasila, menghitung berapa helai bulu burung garuda di tiap bagian tubuhnya, sampai menyanyikan lagu-lagu hymne kemerdekaan.
[Miechell Koagouw]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: