RABU, 10 AGUSTUS 2016

LAMPUNG --- Kasus pembalakan liar (Ilegal logging) di hutan lindung dan merupakan kawasan penyangga bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Lampung Selatan semakin mengkuatirkan. Tak berselang dua pekan dua kasus penebangan hutan di wilayah hutan register dilindungi bahkan terjadi di hutan Regsiter 17 Batu Serampok Dusun Umbul pabrik Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan dan di wilayah Register 19, Dusun Umbulsolo, Desa Padangratu, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran.


Akibat peristiwa tersebut negara dirugikan dan bencana alam banjir mengancam warga yang tinggal di sekitar hulu akibat pohon pohon penyangga sudah dibabat habis. 

Komandan Kodim 0421 Lampung Selatan (Lamsel), Letkol Arm Untoro Hariyanto berjanji membantu memberantas pembalakan liar  yang terjadi di wilayah hukum setempat.

"Sebagai salah satu penjaga untuk wilayah hutan kita bakal tuntaskan kejahatan pembalakan liar sampai tuntas. Sehingga ke depannya, tidak ada lagi terulang kejadian serupa yang dapat merugikan masyarakat. Khususnya masyarakat di Pesawaran," ungkap Komandan Kodim 0421/LS, Letkol Arm.Untoro Hariyanto,Rabu (10/8/2016)

Ia mengungkapkan, akibat pembalakan liar tersebut membuat hutan menjadi gundul dan dipastikan bencana alam, khususnya banjir mengintai Kabupaten Pesawaran, dan merugikan masyarakat di wilayah itu.

"Kalau banjir siapa yang rugi, kan pasti masyarakat? Jadi kita bekerjasama dengan masyarakat, agar saling menjaga kelestarian hutan dan memberantas ilegal logging," tegasnya.

Dia juga mengatakan, kejadian penangkapan para pelaku pembalakan liar pada Senin dini hari (8/8) kemarin merupakan komitmen personil TNI khususnya Kodim 0421/LS dalam upaya menekan kasus pembalak liar yang beraksi di wilayah hukum Kodim 0421/LS. Dalam penggrebekan pihaknya mengamankan dua orang, di mana salah satunya merupakan anggota polisi aktif dari Polres Tanggamus

"Terkait oknum polisi tersebut sudah kita serahkan ke Polda, dan akan diproses oleh Polda. Sedangkan barang bukti yang kami amankan, ada sekitar tiga puluh lebih gelondongan kayu Sonokeling, sementara ini masih diletakkan di Kantor Koramil Gedongtataan," terangnya.

Sementara itu, Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona menuturkan, menjaga hutan adalah tugas bersama masyarakat Pesawaran. Namun dalam hal Ilegal logging ini, adalah ranah Dinas Kehutanan Provinsi Lampung.

"Ya kalau Kehutanan kan masuk wilayah Provinsi. Jadi nanti kita bakal kirim surat ke Dinas kehutanan Provinsi Lampung, agar menambah personilnya untuk menjaga hutan Register di wilayah kabupaten Pesawaran," tutur Dendi.


Saat upaya penggerebekan oleh pesonil  gabungan TNI Angkatan Darat dari Kodim 0421 Lampung Selatan dan Koramil 421.02 Gedongtataan berhasil digagalkan pencurian kayu (Ilegal logging) jenis sonokeling dari Register 19, Dusun Umbulsolo, Desa Padangratu, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran.

Dalam penggerebekan tersebut, tim gabungan menangkap beberapa orang yang diduga pembalak, yang salah satunya adalah anggota polisi polres Tanggamus, yang mengawal ilegal logging tersebut.

Selain penggrebekan di wilayah Pesawaran Kodim 0421/LS sebelumnya juga bersama ratusan warga di sekitar hutan Register 17 Batu Serampok Dusun Umbul Pabrik Kecamatan Ketibung Kabupaten Lampung Selatan juga berhasil mengamankan pelaku penebangan liar terhadap kayu yang berada di kawasan hutan lindung tersebut. Bersama sebanyak 3 pelaku penebangan diamankan barang bukti berupa sepeda motor, gergaji mesin serta beberapa kubik kayu hasil penebangan liar.

Komandan Koramil 0421/10 Katibung, Kapten Norizwan Tamin mengungkapkan aksi pembalakan liar di wilayah tersebut bukan kali pertama terjadi sebab pernah terjadi pada Oktober 2015 dan baru baru ini terjadi pada awal bulan Agustus 2016. Ia mengakui akan terus berkoordinasi dengan pihak aparat kecamatan dan masyarakat untuk bersatu menggagalkan upaya pembalakan yang berpotensi merugikan masyarakat sekitar hutan.

“Sebelumnya kami amankan tiga truk kayu jati hasil pembalakan hutan register dan terjadi lagi penebangan kayu oleh oknum warga dan sudah kita amankan”ungkap Kapten Noriz.

Ia mengaku akan terus mengintensifkan pengawasan dengan menerjunkan anggota Babinsa bekerjasama dengan masyarakat untuk melindungi hutan register 17 Batu Serampok dari aksi penebangan dan pencurian kayu terutama komandan Kodim 0421/LS letkol Arm Untoro Hariyanto berjanji akan memberantas pelaku pembalakan liar di dua kabupaten yang berada di wilayah hukum Kodim 0421/LS.

Selain di dua wilayah hutan register wilayah  Register 19, Dusun Umbulsolo, Desa Padangratu, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran dan Register 17 Batu Serampok,aksi penebangan hutan yang mengkuatirkan warga Kunjir Kecamatan Rajabasa berdasarkan catatan Cendana News pernah terjadi di Register 3 Gunung Rajabasa. Masyarakat desa yang tinggal di bawah lereng Gunung Rajabasa bahkan berhasil mengamankan sebanyak 6 orang pelaku pembalakan liar yang menebang kayu di kawasan untuk digunakan sebagai ladang berpindah.
[Henk Widi]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: