RABU, 10 AGUSTUS 2016

JAKARTA --- Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) R.M. Trusono, S.Mn., memberikan apresiasi tinggi kepada para prajurit Korps Marinir yang telah mengikuti latihan militer terbesar dunia bertajuk Rim of Pacific (Rimpac) 2016 di Hawaii.


Apresiasi tersebut diberikan Dankormar dalam acara penyambutan Satgas Rimpac Marinir 2016 yang digelar di lapangan apel Ksatrian Marinir Hartono, Jl. Cilandak KKO, Jakarta Selatan, Rabu (10/8/2016).

Dalam amanat tertulisnya, Dankormar menyatakan rasa bangga dan hormat terhadap anggota Satgas Rimpac Marinir.

"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas semangat dan dedikasi sehingga saudara berhasil mendapatkan prestasi sekaligus dapat menjaga dan mengangkat nama Korps Marinir yang kita banggakan ini di kancah internasional. Saya juga merasa bangga dan hormat mendengar apa yang telah saudara tunjukkan mendapat respon positif dari USMC dan negara-negara peserta lain,” kata Dankormar.


Walau dihadapkan dengan kendala bahasa serta kondisi cuaca yang kurang bersahabat, demikian lanjut Dankormar, hal tersebut tidak menjadi rintangan dan halangan bagi para prajurit untuk menunjukkan prestasi yang terbaik.

"Jadikan pengalaman yang telah saudara peroleh sebagai pelajaran yang sangat berharga untuk membina motivasi dan semangat dalam upaya meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit sekalian di satuan," imbuh orang nomor satu di jajaran Korps Marinir tersebut.

Latihan Bersama Rim Of Pacific (Latma RIMPAC) 2016 merupakan latihan multilateral beraspek maritim terbesar di dunia yang diikuti oleh 27 negara yang berada di wilayah Sirkum Pasifik dan beberapa negara undangan. Keikutsertaan Korps Marinir dalam Latma RIMPAC tahun ini merupakan yang kelima kali sejak tahun 2008, sekaligus wujud konsistensi partisipasi Indonesia dalam latihan yang menitikberatkan pada kerjasama keamanan maritim khususnya di wilayah Asia Pasifik.


Materi Latma RIMPAC 2016 di Hawaii meliputi Latihan Shallow Water Egress Training (Darurat Heli di Air), Renang dan Pengetahuan Alat Selam, Menembak Statis Perorangan, Drill menggunakan Heli, Operasi Mobil Udara (Mobud), Mountainering (Rappelling Dan Fastrope), Drill Naik Turun LVT-7 serta Peran Peninggalan, Drill Serbuan Setelah Mendarat dan Infanteri Mekanis, IMMP, Kompas dan GPS dan Latihan Prosedur Permintaan Bantuan Tembakan. Di samping itu, ada pula latihan pertempuran jarak dekat atau Close Quarter Battle (CQB), Latihan Military Operation On Urban Terrain (MOUT) atau Operasi Daerah Bangunan Berpenduduk, Drill Patroli dan Serangan Tingkat Peleton serta Manuver Regu dan Peleton, Operasi Evakuasi Warga Sipil Non Combatant Evacuation Operation (NEO), Pendaratan Amfibi, Raid Amfibi, Latihan Prosedur Komunikasi Taktis Antar Perorangan, Regu dan Peleton, serta Pemberian PO dalam Bahasa Inggris.

Dalam Latma Rimpac 2016, Korps Marinir mengirimkan satu peleton pasukan infanteri berjumlah 45 personel di bawah pimpinan Mayor Marinir Indra Fauzi Umar. Mereka mengikuti latihan selama 3 bulan di Hawaii sejak Juni 2016 lalu.


Selain Dankormar, hadir dalam kegiatan penyambutan tersebut Komandan Pasmar-2 Brigjen TNI (Mar) Hasanudin, para pejabat utama Mako Kormar dan Pasmar 2 serta para Dankolak Kormar wilayah Jakarta.(SUMBER BERITA : DISPEN KORPS MARINIR)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: