SELASA, 9 AGUSTUS 2016

BALI --- Seorang pria di kamar mess UD Surya Karoseri, ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tubuhnya membiru khusus pada bagian dada. Dari keterang polisi dan tim medis, korban diduga meninggal akibat arus pendek dari handphone yang diletakan di dada saat sedang di-charge.


Kapolsek Denpasar Barat, Komisaris Wisnu Wardana menjelaskan, dugaan sementara korban tewas lantaran arus pendek dari kabel ponsel yang terpasang saat ia tengah tertidur lelap.

Menurut Wisnu, tak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Kali pertama ditemukan, korban sudah tak bernyawa oleh rekannya sendiri bernama Yoyok. 

"Yoyok ini masuk ke kamar korban hendak membangunkan. Saat dipegang, tubuh korban sudah kaku dan dingin. Kabel headset masih terpasang di telinga korban. Kabel charger juga masih tersambung ke kabel listrik," ungkap Wisnu kepada media, Selasa (9/8/2016).

‎Berdasarkan pemeriksaan luar, korban diduga kuat meninggal akibat tersengat listrik dari headset yang dipakai korban, mengingat handphone dalam kondisi di-charger. 

‎"Untuk lebih memastikan penyebab kematiannya maka rencananya dilakukan autopsi di Rumah Sakit Sanglah. Kita masih menunggu persetujuan untuk itu," papar dia.

Sementara itu, Kepala Instalasi Forensik RSUP Sanglah Denpasar, dr Dudut Rustyadi menyebutkan jika luka yang dialami di tubuh korban mirip dengan ciri-ciri luka bekas tersengat listrik.

HP yang masih tersambung ke kabel listrik, Dudut melanjutkan, menyebabkan irama jantung korban terganggu. ‎Apalagi, Dudut melanjutkan, pada diri korban juga ditemukan tanda-tanda mati lemas. menurutnya, hal itu terjadi sebab arus listrik yang mengalir ke handphone tersebut menimbulkan energi panas, sehingga saat diletakkan di dada bisa mengakibatkan gangguan pada irama jantung.‎
[Bobby Andalan]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: