JUMAT, 12 AGUSTUS 2016

KUBU RAYA --- Sebuah kapal barang bermuatan tenggelam di perairan Kalimantan. Berdasarkan data dihimpun meyebutkan, kapal barang itu tenggelam di perairan sungai Kapuas, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. 


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Komisaris Besar Polisi Suhadi SW, melaporkan terkait kecelakaan air di perairan Kalimantan Barat. 

Ditegaskan, terjadi kecelakaan air murni sebuah kapal motor Setia Jaya 2 GT109.  "Nahkoda kapal bernama Syarkawi," ujar Suhadi, Jumat, 12 Agustustus, di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. 

‎Dikatakan, kapal barang ini bermuatan beras rakyat misikin atau raskin Kalimantan. "Ini beras raskin Bulog lebih kurang 62,730 ton.  1.256 karung jumlahnya. Satu karung berisi 50 kilogram," ucapnya, menjelaskan.

Disebutkan, seyogyanya kapal barang ini akan menuju sebuah kawasan desa melalui perairan Kalimantan. Tujuanya adalah Desa Sungai Asam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Namun malang, kapal tengelam. ‎Atas kejadian itu, kerugian ditaksir hingga ratusan juta. Namun demikian, tidak ada korban jiwa .


"Korban jiwa nihil. Kerugian material diperkirakan lebih kurang Rp 300.368.000juta (muatan 100.368.000 dan kapal Rp 200.000.000)," ujarnya, merincikan kerugian kapal tenggelam.

Lebih jauh ia merincikan kronologi kapal barang tenggelam. Kala itu, kapal malang ini selesai melakukan muatan. Pada saat sekitar perairan Arang Limbung, Kabupaten Kubu Raya, atau sebelum pelabuhan Sungai Durian kapal secara tiba-tiba mengalami kebocoran pada sisi haluan depan bagian kiri dan kanan,

"Nahkoda beserta ABK lalu menepikan kapal dan melakukan usaha untuk menyelamatkan kapal. Dan muatan tidak dapat diselamatkan," ucapnya, menjelaskan soal malangnya kapal tenggelam.

Dirinya mengklaim, sudah melakukan penyelidikan awal pada kasus kapal malang yang tenggelam.
Tindakan yang dilakukannya adalah, menerima laporan, melakukan olah TKP dan membuat laporan dan berita acara interogasi awal.‎ (Aceng Mukaram)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: