SENIN, 8 AGUSTUS 2016

BALI --- ‎Keributan yang melibatkan geng Satu Darah asal Belanda di Jalan Dewi Sri, Kuta menyebabkan tiga orang anggota geng Satu Darah mengalami luka-luka. Bahkan, satu dari tiga orang itu harus menjalani operasi akibat terkena tebasan.


Hal ini dibenarkan oleh salah seorang anggota Satu Darah yang ditemui di rumah sakit. Pria berbadan tegap yang enggan disebutkan namanya itu membenarkan ada tiga anggotanya yang kini tengah ditangani dokter. "Ada tiga orang," kata pria bertato itu, Senin (8/8/2016).

Ia mengaku tak tahu persis apa yang sesungguhnya terjadi hingga keributan pecah. Yang ia tahu, rekan-rekannya pergi ke sebuah klub malam untuk berpesta. Tiba-tiba saja mereka diserang oleh orang tak dikenal. 

"Teman-teman saya diserang. Seperti yang Anda lihat, kami sekarang berada di rumah sakit. Salah satu dari kami harus dioperasi dan itu hal pertama yang harus kami lakukan," kata pria berkulit hitam itu.

Sebelumnya, Geng Satu Darah terlibat keributan pada Senin dinihari tadi sekira pukul 02.00 WITA. Belum diketahui penyebab pasti keributan yang mereka timbulkan. Kapolsek Kuta, Komisaris I Wayan Sumara mengaku masih menyelidiki kasus tersebut. Ia berjanji tak pandang bulu untuk menindak mereka yang terlibat keributan itu.
[Bobby Andalan]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: