RABU, 24 AGUSTUS 2016

KENDARI --- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Kendari menyalurkan sebanyak 1.900 kartu nelayan yang merupakan program pemerintah melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai bukti identitas profesi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Nining S.Pi yang membidangi Adimistarasi pengurusan Kartu Nelayan DKP Kendari mengatakan, pembuatan kartu nelayan sangat mudah, cukup menempuh beberapa persyaratan sebagai berikut :
  1. Fotocopy KTP dan pas foto ukuran 3x4 satu lembar
  2. Berprofesi sebagai nelayan
  3. Mengisi formulir F1 yang telah disediakan oleh DKP Kendari yang disesuaikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  4. Foto Copy KTP wilaya Kota Kendari dan bagi nelaya di KTPnya tidak tertulis pekerjaan sebagai nelayan harus melampirkan surat keterangan dari Desa/Kelurahan setempat bahwa dia dinyatakan sebagai nelayan.

Setelah dilakukan verifikasi di lapangan dan bagi nelayan dinyatakan lolos dapat mengambil langsung di Dinas Kelautan dan Perikanan.

Senada dengan hal tersebut, enanggungjawap dan Enumerator kartu nelayan, Andi Fitriah S.Pi menuturkan, selain sebagai bukti identitas profesi sebagai nelayan kartu nelayan banyak memberikan maafaat sebagai salah satu syarat bagi nelayan agar tepat sasaran dalam pemberian bantuan seperti pengajuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Penerimaan sertifikat hak atas tanah nelayan. Database daerah dan nasional guna pengendalian sumberdaya ikan dan penyedian lapangan kerja. 

"Hingga mendapatkan BBM bersubsidi setiap pertamina yang sudah disediakan dan masih banyak lagi manfaat lainya," ujarnya Andi Fitriah.

Untuk saat ini yang mendapatkan kartu nelayan kebanyakan berasal dari Kecamatan Abeli, Kendari dan Kendari Barat, bahkan ada beberapa yang berada di wilayah cukup jauh dari garis pantai mendapatkan kartu nelayan seperti Anawai dan Wua-Wua.
[Siddiq Muharam]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: