SENIN, 8 AGUSTUS 2016

SOLO --- Meski hingga detik ini belum ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah,  donatur yang masuk ke keluarga Bambang Prasetyo, bayi pengidap tumor mulai mengalir. Bayi malang warga Kuncen, Waru, Baki, Sukoharjo itu saat ini mulai mendapat bantuan hingga belasan juta rupiah dari berbagai donasi non Pemerintah. 


Ironis, melihat nasib Bambang Prasetyo, bayi yang masih berumur lima belas hari ini hanya bisa terbaring lemah di salah satu bangsal Melati , Rumah Sakit DR Moewardi Solo. Sebab, bayi yang lahir dari keluarga miskin ini justru tidak tersentuh sama sekali dari perhatian Pemerintah Kabupaten Setempat. Kedua orang tua bayi, Sri Rejeki dan Suparmi mengaku hingga di rawat di Rumah Sakit, belum ada satupun utusan dari Pemerintah Kabupaten yang menjenguknya.

“Belum ada sama sekali yang dari Pemerintah, yang banyak justru dari komunitas maupun sukarelawan yang menjenguk  ke rumah sakit,” ucap Sri Rejeki kepada Cendana News, Senin siang (8/8/16). 

Meski belum ada perhatian dari Pemerintah, menurut Sri Rejeki, uluran tangan justru mengalir dari pihak-pihak yang tergerak hatinya setelah kasus bambang ramai di perbincangkan di dunia media sosial. Dari berbagai donasi yang diterima pihak keluarga, saat ini penggalangan dana untuk anak ketiganya telah mencapai belasan juta rupiah. 

“Alhamdulillah banyak yang ikut membantu membiayai perawatan anak saya. Saya hanya bisa mengatakan banyak terimasih dan semoga Tuhan membalas semua kebaikan yang telah diberikan kepada keluarga saya,” ungkapnya.

Salah satunya bantuan datang dari Komunitas Gokil Solo, yang secara langsung memberikan donasi untuk perawatan Bambang. Komunitas yang mengetahui kondisi Bambang dari jejering sosial facebook itu datang dan menyerahkan bantuan dengan datang langsung ke ruang bayi pengidap tumor itu di rawat.

“Ini ada sedikit bantuan dari teman-teman yang mengetahui kondisi dek Bambang yang saat ini menjalani perawatan. Semoga bantuan ini dapat membantu dalam perawatan Bambang,” terang Budi Utomo ketua Komunitas Gokil Solo, kepada orang tua Bambang.


Pada kesempatan ini, Komunitas Gokil Solo memberikan donasi sebesar Rp 4 juta lebih, yang dikumpulkan dari berbagai komunitasnya. Bantuan ini langsung diserahkan kepada orang tua dan diminta untuk dimasukkan langsung ke Rumah Sakit untuk biaya perawatan Bambang.

 “Harapannya dek Bambang ini cepat ditangani dan sembuh seperti anak pada umunya,” imbuhnya.

Meski saat ini sudah terkumpul belasan juta rupiah, namun keluarga Bambang belum merasa lega. Pasalnya, dari informasi dari rumah sakit perawatan Bambang hingga selesai nanti ditaksir mencapai Rp 50 juta. Sementara, pihak keluarga yang saat ini masih berusaha mengurus Jamkesda untuk meringankan biaya, hanya mampu mengcover sekitar Rp 10 juta. Adanya kekurangan  biaya yang mencapai Rp 40 juta ini yang membuat pihak orang tua hingga saat ini hanya mengaku pasrah. 

“Kami masih mengurus Jamkesda mudah-mudahan dapat sedikit meringankan, karena jika hari ini (Senin) tidak selesai Selasa besok (9/8/16) semua perawatan Bambang diminta membayar normal,” pungkas Sri Rejeki. (Harun Alrosid)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: