SENIN, 29 AGUSTUS 2016

MATARAM --- Pemilihan Umum Kepala Derah (Pemilukada) di sejumlah Kabupaten Kota termasuk Provinsi NTB sebentar lagi akan dilangsungkan. Untuk itulah Pemda NTB bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB, Bawaslu bersama KPU dan Bawaslu Kabupaten Kota termasuk Polda NTB mulai membahas persiapan pelaksanaan Pemiluka serempak 2018, termasuk anggaran Pilkada.


KPU NTB misalkan selaku penyelenggara Pemilukada tertinggi di NTB, mengajukan anggaran biaya pelaksaan penyelenggaraan Pemilukada serentak pada 2018 di NTB hingga 243 miliar, belum lagi Bawaslu mencapai 88 miliar, Polda NTB 95 miliar termasuk KPU dan Panwaslu Kabupaten mencapai 33 miliar.

"Kalau kita perhatikan besaran nilai anggaran diajukan KPU tersebut saya kira terlalu besar dan akan banyak menguras APBD" kata Wakil Ketua DPRD NTB, Mori Hanafi di Mataram, Senin (29/8/2016).

Menurut anggaran diajukan KPU tersebut masih bisa dirasionalisasikan dan dikurangi, mengingat APBD NTB masih banyak dibutuhkan untuk sektor pembangunan lain, termasuk program pengentasan kemiskinan.

Kalau kemudian banyak tersedot untuk anggaran penyelenggaran Pilkada, dihawatirkan akan mengganggu anggaran pembangunan yang ada, apalagi dengan adanya kebijakan pemerintah pusat yang memangkas dana transfer daerah hingga 162 miliar, jelas sangat mempengaruhi program pembangunan yang ada.

"Kita minta supaya angga Pemilukada yang diajukan KPU NTB senilai 234 miliar tersebut maksimal paling banyak 200 miliar dengan melakukan rasionalisasi program" ungkap Mori.

Sementara itu, Ketua KPU NTB, Akshar Ansori mengatakan, besaran anggara yang diajukan telah melalui berbagai kajian dan pertimbangan yang didalam selain digunakan untuk penyelenggaraan Pemilukada serentak NTB, juga digunakan untuk honor KPPS, PPS, dan petugas pemungutan suara lain termasuk biaya pengadaan tempat pemungutan suara.

"Rasionalisasi anggaran bisa saja dilakukan sebagaimana permintaan, dengan sistim sharing, di mana untuk honor petugas KPPS, PPS dan pengadaan tempat TPS Pemda yang menanggung" ungkapnya.

Dalam rapat persiapan pelaksanaan Pilkada serentak 2018 antara Pemda NTB, Pemerintah Kabupaten Kota dengan KPU NTB, KPU Kabupaten Kota, Bawaslu Provinsi dan Kabupaten termasuk dengan Polda NTB, total keseluruhan diajukan Pemilukada NTB dan Kabupaten Kota hampir 1,2 triliun.
(Turmuzi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: