JUMAT, 26 AGUSTUS 2016

BALIKPAPAN --- Dua objek wisata kota Balikpapan akan menjadi andalan ekowisata pada tahun mendatang. Hal itu diungkapkan Walikota, Rizal Effendi saat pertemuan Empat negera yakni Indonesia, Brunai, Malaysia dan Philipina yang tergabung dalam East ASEAN Growth Area (BIMP EAGA) di Balikpapan, Kamis (26/8/2016).


Rizal berpendapat, Kalimantan juga harus dongkrak ekowisata alam bersama pemerintah pusat dan daerah. Karena Malaysia pun sudah lama gencar mengeksplor dengan pariwisata di pulau Kalimantan seperti hutan tropis, suku dayaknya.

"Sudah saatnya kita memanfaatkan kalau ingin bangkit dari keterpurukan sektor ekonomi," ungkapnya, Jumat (26/8/2016).

Dikatakannya, Balikpapan sendiri ada Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) dan Kebun Raya Balikpapan (KRB) yang sekarang ini harus fokus dan diberikan perhatian serius. Apalagi ekowisata alam ini tidak banyak pesaing dan sangat disukai turis asing. 

“Kalau potensi wisata alam yang khas, unik, itu banyak disukai. Saatnya Kalimantan, Kaltim bangkit dengan wisata alam,”tandasnya.

Pihaknya membenarkan masih minimnya keberpihakan anggaran wisata Balikpapan. Untuk itu, kedepan akan fokus dan memberikan porsi perhatian pariwisata.”selama ini perhatian kita banyak ke sektor lain. Setelah ekonomi seperti ini maka disadari betul sektor pariwisata tidak pernah surut. Makin banyak orang stress dan banyak uang dia akan memilih berwisata," ujarnya.

Untuk diketahui, Empat negera yakni Indonesia, Brunai, Malaysia dan Philipina yang tergabung dalam East ASEAN Growth Area (BIMP EAGA) menggelar pertemuan di Kota Balikpapan selama tiga hari ke depan dan Kalimantan Timur sebagai tuan rumah.

Pada kesempatan itu, Perwakilan Indonesia di BIMPEAGA yang juga Asisten Deputy hubungan Kelembagaan Kepariwisataan, Kementerian Pariwisata, Ani Insani menjelaskan 4 negara yang tergabung dalam BIMP EAGA merupakan negara yang secara geografis memiliki kontur kesamaan ekowisata.

"Yang akan kita promo karena banyak kesamaan. Cuma punya masing-masing karakter khusus. Wisatawan juga sekarang cari yang natural base makanya ekotourism ini yang akan kita kembangkan," imbuhnya.
[Ferry Cahyanti]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: