KAMIS, 11 AGUSTUS 2016

JAYAPURA --- Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto bersama Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan didampingi Jaksa Agung Australia, George Brandis dan Duta Besar Australia, Paul Grigson tiba di Papua, hal pertama yang dilakukan yakni mengunjungi perbatasan RI-PNG, Kamis (11/8/2016).


Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Menko Polhukam dan Menko Kemaritiman ini sekaligus melihat sejauh mana pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Skouw, Muara Tami, Kota Jayapura, Papua yang berbatasan langsung dengan Negara tentangga, Papua New Guinea (PNG).

Setibanya di perbatasan, Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Sekda Papua Heri Dosinaen, dan Ketua DPRP Yunus Wonda menyerahkan empat bendara Merah Putih secara simbolis kepada empat tokoh masyarakat dan adat perbatasan, dilanjutkan dengan pembacaan ikrar setia kepada NKRI oleh wakil masyarakat adat.

Penyerahan bendera merah putih secara simbolis ini mewakili 1.945 bendera merah putih yang siap dikibarkan oleh masyarakat serta jajaran aparat keamanan di sepanjang jalan menuju perbatasan yakni Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom.

Menko Polhukam, Wiranto dalam sambutannya mengatakan pihaknya datang ke Kota Jayapura, Papua untuk melihat perkembangan pembangunan pos lintas batas Negara di Muaratami, yang berbatasan langsung dengan Negara PNG.

“Hari ini ikut serta Kepala Kejaksaan Agung George Brandish dan Duta Besar Australia Paul Grigson untuk Indonesia, mereka ingin melihat langsung sejauh mana pembangunan di perbatasan wilayah timur Indonesia yang terletak di Kota Jayapura,” kata Wiranto.

Usai melihat perbatasan, Menko Polhukam beserta rombongan mengunjungi kondisi Sekolah Dasar (SD) Inpres Skouw Sae dan SD Negeri Koya Timur, Distrik Muara Tami. 
[Indrayadi T Hatta]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: