SABTU, 6 AGUSTUS 2016

MATARAM --- Kementerian Agama Republik Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebelumnya menjamin, bahwa pelaksanaan MTQN di Mataram dipastikan akan berlangsung jujur dan transparan, tanpa ada intervensi dari pihak manapun, termasuk dalam hal independensi dewan hakim.


Selain itu, kepesertaan yang ikut dalam ajang MTQN dari setiap daerah yang mendaftar juga menggunakan kartu tanda penduduk dengan sistem online untuk memastikan semua peserta memang murni berasal dari daerah asal, bukan sewaan dari daerah lain.

Tapi semangat menjadikan MTQN di NTB bisa berlangsung jujur dan transparan seakan sirna saat nama-nama peserta dan Provinsi yang mendapatkan juara beredar luas di salah satu media online sebelum diumumkan dewan hakim dan panitia.

"Isu dugaan bocornya nama peserta dan Provinsi yang menjadi juara MTQN tersebut secara langsung telah melukai semangat MTQN yang jujur dan transparan dan upaya mewujudkan revolusi mental" kata Dirjen Bimas Kemenag RI, Machsin di Mataram, Sabtu (5/8/2016).

Machsin pun berjanji akan mengusut tuntas adanya dugaan kebocoran tersebut dan akan memberikan tindakan tegas bagi siapapun panitia termasuk dewan hakim yang terbukti membocorkan nama peserta dan Provinsi yang mendapatkan juara sebelum diumumkan secara resmi nanti malam.

Selain itu, kata Machsin ada dugaan bocornya nama peserta dan Provinsi yang mendapatkan juara sebelum diumumkan, bisa menimbulkan kesan tidak baik di tengah masyarakat.

"Kita ingin pelaksanaan MTQN kali ini betul-betul berkualitas, tidak saja dari sisi pelaksanaan, tapi juga kualitas para juara yang memang murni sesuai kemampuan dimiliki" ungkapnya.

Karena itulah pihaknya akan mengusut ini kenapa bisa bocor, melakukan penyelidikan, sudah memerintahkan kepada sekretaris, untuk mencari dan dinilai merusak dan mencidrai moto MTQN.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB yang juga Ketua Umum Panitia MTQN tetap optimis dan meyakini proses pelaksanaan MTQN sudah berlangsung jujur dan transparan, sesuai diharapkan.

"Itu kan baru dugaan, kita optimislah, pelaksanaan MTQN sudah sesuai harapan, berlangsung jujur dan transparan" pungkasnya.(Turmuzi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: