SELASA, 16 AGUSTUS 2016

JAKARTA --- Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon sangat menyayangkan keputusan pemerintah yang tidak mengikutsertakan Gloria Natapradja Hamel di tim Pasukan Pengibaran Bendera Pusaka (Paskibraka) 2016 dalam upacara memperingati hari peringatan ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia yang di Istana Merdeka, Jakarta.


"Saya sangat kecewa, atas keputusan pemerintah," ujar Fadli, Selasa di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (16/8/2016) menyikapi Gloria Natapradja Hamel, siswi perwakilan Jawa Barat tidak diikutsertakan karena belum memiliki ketetapan akan kewarganegaraanya.

Semestinya, Menurut Fadli, Gloria harus diberi kesempatan, mengingat usianya saat ini masih di bawah 18 tahun sehingga belum ada kewajiban untuk memilih kewarganegaraan.

Lebih lanjut, Politisi Gerindra ini menjelaskan, keikutsertaan paskibraka dalam pengibaran bendera bukan sesuatu yang subtansial atau luar biasa. Tapi, bentuk kecintaan Gloria terhadap Indonesia. Oleh karena itu, gadis blasteran Indonesia Prancis itu harus diberi kesempatan untuk turut andil dalam tim Paskibraka.

"Jadi saya kira itu bukan yang subtans, tapi bentuk kecintaan dia kepada Indonesia, karena itu, dia harus diberi kesempatan,"pungkasnya.
[Adista Pattisahusiwa]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: