SELASA, 30 AGUSTUS 2016

JAKARTA --- Fraksi PKS DPR RI menyesalkan tidak tercapainya Target target asumsi Makro ekonomi dan kesejahteraan yang sudah dicantumkan dalam APBN 2015. Hal tersebut dibacakan dalam Laporan Hasil Pertanggungjawaban Atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN 2015) 


Fraksi PKS menilai kegagalan pemerintah mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5 Persen pada 2015 disebabkan oleh target pertumbuhan yang terlalu Ambisius. Padahal kondisi ekonomi global masih dibayangi-bayangi ketidakpastian.

"Fraksi PKS menilai kinerja pemerintah dalam pelaksanaan APBN 2015 yang kurang memuaskan harus menjadi bahan koreksi penting untuk perbaikan selanjutnya,"ujar Anggota Banggar DPR, Aboe Bakar Alhabsyi di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (30/8/2016).

Lebih lanjut disampaikan, kinerja pelaksanaan APBN tersebut, menjadi pilar penting untuk peningkatan kesejahteraan rakyat sebagaimana diamanatkan UUD 1945.

"Jadi untuk itu ke depan, pencapaian indikator indikator kesejahteraan seperti pengangguran, kemiskinan, kesenjangan serta peningkatan indeks pembangunan manusia harus menjadi perhatian yang lebih serius oleh pemerintah,"katanya.
[Adista Pattisahusiwa]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: