JUMAT, 26 AGUSTUS 2016

JAKARTA --- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan dalam kasus dugaan penerimaan suap atau "Gratifikasi" dengan tersangka Rohadi, yang belakangan diketahui bekerja sebagai seorang pejabat panitera pengganti di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara. 


Priharsa Nugraha, Kepala Pemberitaan dan Publikasi KPK mengatakan "kemarin sore, Kamis (25/8/2016) mulai pukul 16:00 WIB hingga Jumat dini hari penyidik KPK melakukan penggeledahan rumah dan apartemen Rohadi di sejumlah lokasi antara lain di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yaitu di Kecamatan Cikedung dan rumah serta apartemen Rohadi di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara" katanya di Gedung KPK Jumat malam (26/8/2016).

"Dari penggeledahan tersebut, penyidik KPK berhasil menyita beberapa dokumen, surat-surat penting dan satu mobil sedan Toyota Yaris, mobil tersebut ditemukan KPK  saat menggeledah apartemen Rohadi  di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara, selain itu KPK juga menyita beberapa barang-barang elektronik milik Rohadi yang semuanya diduga berasal dari dari hasil suap atau gratifikasi" demikian dikatakan Priharsa Nugraha kepada wartawan di Jakarta.

KPK menjerat Rohadi dengan Pasal 12 huruf A atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 56 Ayat 1 ke-1 KUHP. KPK juga mendakwa Rohadi kerena diduga juga telah menerima beberapa pemberian berkaitan dengan jabatannya dan pengurusan berbagai macam perkara di Mahkamah Agung.

Sebelumnya diberitakan bahwa penyidik KPK berhasil menangkap Rohadi dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada tanggal 30 September 2016 saat naik ojek di daerah Matraman, Jakarta Pusat, selain mengamankan Rohadi, KPK juga berhasil menyita uang tunai sebesar 250 juta Rupiah dengan total commitment fee sebesar 500 juta Rupiah.

Uang tersebut berasal dari Syamsul Hidayatullah, kakak artis dan penyanyi Saipul Jamil yang saat ini menjalani persidangan. Dalam OTT tersebut KPK juga berhasil mengamankan dua orang pengacara Saipul Jamil, yaitu Berthanatalia Ruruk Kariman dan Kasman Sangaji.
[Eko Sulestyono]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: