SELASA, 23 AGUSTUS 2016

SOLO --- Sebagai seni tradisi yang terkesan lawas dan tidak menarik, wayang orang telah berbenah menjadi seni pertunjukan yang menarik. Hiburan wayang orang khas jawa ini yang jauh lebih penting adalah sebagai hiburan yang bernilai edukatif kepada generasi yang akan datang.


"Kami sebagai lembaga yang usianya sudah tidak muda lagi ingin memberikan sesuatu yang berbeda. Jika dulu kita hanya bisa menikmati hiburan wayang dengan mendengarkan saja, kali ini kita berada di tengah-tengah masyarakat," ujar Ketua Panitia Penyelenggara Ali Marsudi dalam jumpa pers yang digelar pada Selasa siang (23/8/16).

Guna menggeliatkan wayang orang, LPP RRI pada 27 Agustus 2016 nanti akan pentas di Plataran Terminal, Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah. Dengan bekerjasama dengan Kecamatan dan Padepokan Pandhansari akan mempersembahkan "Njajah Desa Milang Kori" sebagai upaya wayang orang dikenal masyarakat. 

"Yang kita harapkan wayang orang ini tidak hanya tontonan, namun juga hikmah cerita wayang orang yang di dalamnya bisa menjadi tuntunan," jelasnya. 

Menurutnya, Wayang Orang "Njajah Deso Melan Kori" menjadi obat bagi kerinduan masyarakat penikmat seni wayang orang yang selama ini tidak dapat hadir saat pementasan langsung di gedung pertunjukan. Njajah Deso Melang Kori ini seperti upaya Roadshow ke desa-desa, yang selama ini belum terjangkau karena berbagai kendala. 

"Itulah mengapa kami menggelar keliling desa-desa, karena saya yakin wayang orang adalah seni pertunjukan yang mempunyai nilai adi luhur, bangsa Indonesia," tambahnya. 

Dalam pementasan ini, selain digelar secara langsung, RRI sebagai lembaga penyiaran juga akan menyiarkan langsung. Sehingga masyarakat yang tidak bisa datang langsung bisa menyaksikan dan merasakan euforia pementasan wayang orang melalui radio. 

"Yang kami tekankan dalam rangkaian Wayang Orang Njajah Desa Melang Kori ini bagaimana mempertahankan dan melestarikan seni tradisional asli bangsa Indonesia," imbuhnya. 

Sementara itu, Camat Karangpandan Adji Pratama Heru menambahkan, dengan adanya pementasan wayang orang nanti dapat mempererat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Karena dalam pementasan nanti para pemuka agama juga akan hadir dalam kegiatan tersebut. 

"Saya harapkan Wayang Orang sebagai perekat persatuan dan kesatuan kita, seperti apa yang selama  diusung, meski beda tetap bersatu," pungkasnya. 
(Harun Alrosid)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: