SELASA, 23 AGUSTUS 2016

BANDUNG --- Walikota Bandung, Ridwan Kamil akan berkoordinasi dengan Kepolisan untuk mengatasi preman di terminal. Hal ini menyusul terjadinya pembunuhan terhadap seorang Guru olahraga, yakni Tatang Wiganda (37), di kawasan Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Senin (22/8/2016) Malam.


Secara pribadi, pria karib disapa Emil ini berharap para pelaku segera diadili. Dikabarkan ada tiga orang yang berperan atas meninggalnya Tatang.

"Bagaimana pun kejadian seperti ini tidak kita harapkan, walaupun secara statistik laporan dari kepolisian kejahatan jalanan relatif jauh berkurang," ujar Emil saat menyambangi rumah korban, di Jalan Babakan H Tamim RT 01 RW 13, Kota Bandung, Selasa (23/8/2016).

Kendati demikian, ia menilai pembunuhan keji tersebut adalah kejadian yang sangat fatal. Secara pribadi Emil pun mengutuk tindakan itu. Ia meminta pihak berwenang di setiap daerah untuk meningkatkan patroli agar tak terjadi lagi kejadian yang serupa.

"Saya meminta juga kepada kewilayahan, camat dan kepolisian untuk meningkatkan patroli. Khususnya di area-area yang mungkin rawan termasuk di area terminal juga," katanya.

Emil mengklaim sejauh ini pihaknya gencar memerangi peredaran minuman keras di Kota Kembang. Sebab, masyarakat yang sedang dalam pengaruh alkohol cenderung melakukan tindakan yang menjurus kriminal.

"Tapi intinya kita fokus pada pengungkapan kasus dan kita urus keluarganya juga sambil kita belajar supaya hal ini tidak terjadi lagi," ucapnya.

Korban sendiri meninggalkan istri dan dua anak yang masih berusia 7 dan 2,5 tahun. Kabar yang beredar, kejadian pembunuhan diawali ketika motor yang ditumpangi korban menyenggol kendaraan pelaku. Kemudian korban dikeroyok oleh pelaku beserta teman-temannya sehingga mendapatkan luka tusukan.

Sarah, istri korban meminta orang nomor satu di Kota Bandung ini mengusut tuntas kejadian yang menimpa suaminya. 

"Saya minta diusut Pak pelakunya," ucap Sarah.

Dua terduga pembunuh sendiri sudah diamankan pihak berwenang. Keduanya merupakan calo di Terminal Cicaheum. Semula sempat muncul spekulasi yang melakukan pembunuhan adalah murid dari korban.
(Rianto Nudiansyah)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: