KAMIS, 18 AGUSTUS 2016

SOLO --- Meski Idul Adha masih sebulan lagi, harga hewan qurban di Solo, Jawa Tengah sudah mengalami kenaikan. Untuk hewan jenis kambing misalnya, kenaikan berkisar antara Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per ekornya.


"Kenaikan sudah terjadi beberapa hari yang lalu, mulai naik Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu  per ekornya," ungkap pedagang di pasar hewan, Semanggi, Pasar Kliwon, Ngadimin kepada Cendana News, Kamis (18/8/16).

Dikatakan Ngadimin, untuk stok kambing di Pasar Semanggi saat ini masih cukup. Namun untuk harga kambing hewan qurban jika dibanding tahun lalu, trendnya hampir sama. Yakni sudah mengalami kenaikan, namun nominalnya belum terlalu tinggi. 

"Untuk trend kenaikan harga sama persis dengan tahun lalu. Artinya belum ada lonjakan harga yang tinggi," paparnya.

Menurutnya, pedagang baru berani menaikkan harga kisaran Rp 100-200 ribu per ekor. Sebab, untuk menaikkan harga terlalu tinggi, karena konisi barang yang ada di pasaran tidak menentu. 

Hal serupa juga dikatakan Sunardi, yang menilai jelang lebaran ini cenderung masih sepi pembelian. 

"Kemungkinan masih lama, jadi pembeli yang datang langsung ke pasar belum begitu banyak," terang Sunardi.

Selain masih cukup lama, kondisi pasar masih dipenuhi oleh pedagang yang berasal dari sejumlah daerah di Jawa Tengah maupun Jawa Timur. Untuk harga kambing qurban yang ada di Pasar Semanggi, berkisar antara satu setengah juta hingga tiga juta setengah, tergantung besar kecilnya kambing dan kualitas hewan qurban. 

"Kalau untuk qurban satu setengah juta itu sebenarnya kurang layak. Selain kecil juga ada yang belum cukup umur," imbuhnya.


Diperkirakan, kenaikan harga hewan qurban khususnya kambing ini akan terus terjadi hingga mendekati hari raya. Rata-rata pedagang di pasar Semanggi saat ini mempunyai stok mulai 20 hingga 70 ekor, namun saat mendekati lebaran satu pedagang mampu mengeluarkan kambing hingga mencapai 200 ekor. 
[Harun Alrosid]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: