KAMIS, 4 AGUSTUS 2016

JAKARTA --- Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara resmi telah melaporkan Haris Azhar ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri terkait tulisannya yang tersebar di publik. Dia diduga melanggar Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).


‎Menanggapi hal ini, Ketua DPR RI, Ade Komaruddin menilai bahwa laporan tersebut untuk menjaga Marwah dan kehormatan masing-masing institusi.

"Itu hak mereka, penggunaan hak itu harus kita hormati,"ujar Ade di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (4/8/2016).

Namun, kata Ade, informasi yang diberikan Haris, semestinya ditindaklanjuti detail kebenarannya. Sebab, persoalan Narkoba sangat mengkhawatirkan di negeri ini secara Nasional.

"Kita telah berkeliling penjara seluruh Indonesia, 60 persen dihuni narkoba, betapa kuat pengaruh narkoba ini," ungkapnya.

Untuk itu, Ade menyampaikan langkah yang mesti dilakukan oleh Penegak Hukum yaitu menginvestigasi ungkapan tersebut.

"Saya kira Haris tidak harus khawatir meski diproses tiga institusi, kalau benar, tidak usah takut,"tutupnya.
[Adista Pattisahusiwa]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: