SENIN, 29 AGUSTUS 2016

PONTIANAK --- Musim kemarau yang terus berlangsung di Kalimantan Barat membawa berkah tersendiri bagi masyarakat yang suka memancing di Anak Sungai Kapuas. Karena disaat air sungai menyusut, ikan ketang yang masuk dari laut menjadi buruan. 


Salah seorang pemancing ikan, Aloy (45) menuturkan, setiap musim kemarau ia selalu memancing di anak sungai Kapuas. Hasilnya yang didapat pun bervariasi. Salah satunya ikan ketang yang menjadi pusat perhatiannya.

“Ini ikan tahunan. Pada musim kemarau saja masuk ke anak sungai Kapuas. Jadi tidak sembarangan masuk. Hanya ada  musim kemarau,”tegasnya saat selesai memancing di Anak Sungai Kapuas, Senin (29/8/2016).

Disebutkan, dalam menangkap ikan ketang perlu kehati-hatian, karena memiliki duri yang sangat tajam.

“Kita harus hati-hati karena durinya sangat tajam sekali. Namun Ikannya gurih,” ucapnya, yang mengaku sudah menjual ikan ketang berjumlah 20 kilo gram dari hasil memancing.

Ia mengaku, hanya membawa ke rumahnya tiga ekor ketang saja. Karena, hasil tangkapan pancing berjumlah dua puluh kilogram dijual.

“Satu kilogram Rp 40ribu. Saya dapat Rp 800ribu dari hasil penjualan ikan ketang ini,” ujarnya.

Dijelaskan, pada saat memancing hanya bermodalkan cacing yang dicari di lahan gambut warga sekitar. 

“Tidak pakai modal. Ya inilah berkah pada musim kemarau ini,” tuturnya.
[Aceng Mukaram]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: