SENIN, 15 AGUSTUS 2016

BANDUNG --- Tahun 2018, Dinas Ketanagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertans) Jawa Barat (Jabar) akan merampungkan pembangunan gedung pemusatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI), di Jalan Leuwipanjang, Kota Bandung.


Kadisnakertran Jabar, Ferry Sofyan menyampaikan, nantinya di gedung ini para calon TKI akan diberikan layanan pendidikan guna meningkatkan keterampilan.

"Gedung ini nantinya bisa menampung 200 TKI yang akan diberangkatkan," ujar Ferry, Senin (15/8/2016).

Pembangunan gedung yang akan menghabiskan biaya Rp. 110 miliar tersebut akan digenjot pada awal tahun 2017 mendatang. Dikatakan, dibutuhkan Rp. 20 miliar untuk pengurusan izin. 

Kini pihaknya sedang mengurus bebarapa aspek guna menunjang proses penggarapan gedung pemusatan TKI ini. Aspek yang sedang diurus diantaranya aspek lingkungan hidup, jalan, air limbah dan air bersih.

"Pembangunannya cukup besar, sehingga membutuhkan izin yang cukup banyak," paparnya.

Menurutnya, TKI harus mempunyai modal keterampilan yang maksimal, sehingga ketika bekerja di luar negeri bisa bersaing dengan Tenaga Kerja lainnya.

Ferry berharap, kedepan para TKI tak hanya diberikan wawasan dan keterampilan sebagai Pekerja Rumah Tangga (PRT) saja.

"Supaya mampu bekerja ditempat yang lainnya seperti tempat- tempat industri," harapnya.

Disampaikan, ada beberapa daerah di Jabar yang memang sebagai penyumbang TKI terbesar. Diantaranya Indramayu, Cianjur dan Sukabumi.

"Kini mereka sudah mulai menggeser tujuan bekerja di Timur tengah," pungkasnya. (Rianto Nudiansyah)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: