SELASA, 16 AGUSTUS 2016

YOGYAKARTA --- Selama ini pendakian Gunung Merapi melalui Jalur New Selo di Boyolali, Jawa Tengah, dinilai lebih mudah dan aman bagi para pendaki. Namun, hal itu seringkali menyebabkan penumpukan arus pendaki di saat ada kegiatan di puncak gunung seperti upacara bendera memperingati hari kemerdekaan RI. Untuk itu, sebuah ruas baru pendakian sedang disiapkan sebagai jalur alternatifnya.


Jalur baru untuk para pendaki Gunung Merapi, kini sedang disiapkan oleh Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Yogyakarta dan Balai Penyelidikan Da­n Pengembangan Teknol­ogi Kebencanaan Geolo­gi (BPTKG) Yogyaka­rta. Jalur baru tersebut akan melalui kawasan Deles di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. 

"Kami sedang mengobservasi jalur itu terutama dari sisi keamanan bagi pendaki,"jelas Kepala BTNGM Yogyakarta, Edy Sutiyarto, Selasa (16/8/2016).

Menurut Edy, jalur Deles selama ini sebenarnya sudah menjadi jalur pendakian, namun hanya bagi pendaki yang sudah cukup berpengalaman. Pasalnya, jalur Deles memiliki medan yang lebih menanjak dan lebih panjang dari Jalur New Selo yang hanya berjarak tempuh 3 Kilometer, sedangkan Jalur Deles 5 Kilometer.

Namun demikian, kata Edy, Jalur Deles dengan medan yang sulit justru memberikan tantangan tersendiri bagi para pendaki. Selain itu, dengan melewati jalur Deles para pendaki akan disuguhi panorama yang lebih indah. Karenanya, jalur Deles akan menjadi jalur menyenangkan bagi para pendaki berpengalaman.


Untuk itu, kata Edy, pihaknya bersama BPTKG DIY sedang mengobservasi jalur tersebut, terutama dari sisi topografi dan material yang dikeluarkan dari Gunung Merapi di kawasan Deles. Selain itu juga menjalin komunikasi untuk bekerjasama dengan masyarakat setempat, agar turut terlibat dalam kesiapan pengamanan dan penyelama­tan jika terjadi sesu­atu yang tidak dihara­pkan yang mungkin dialami ole­h pendaki.
[Koko Triarko] 
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: