SENIN, 8 AGUSTUS 2016

JAYAPURA --- Sembilan hari lagi, masyarakat seluruh negeri ini akan merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 71 tahun. Tak ketinggalan di Bumi Cenderawasih, warga Papua yang bermukim di perbatasan RI-PNG turut ambil bagian jelang HUT RI ini. Tak hanya itu, prajurit TNI pun menjadi kewajibannya berkorban menancapkan bendera di titik-titik tersulit.

Dua prajurit Satgas Pamtas Yonif 122 Tombak Sakti saat menancap Bendera Merah Putih di bukit Skouw, Muaratami, Kota Jayapura 
Pemasangan bendera merah putih mulai terlihat di perkantoran, pasar, terminal serta fasilitas umum lainnya. Warna merah putih mulai menghiasi perbatasan ini, tepatnya di Distrik Muaratami, Kota Jayapura, Papua.

Selain masyarakat, prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengaman Perbatasan (Pamtas) Yonif 122 Tombak Sakti dari Kodam I Bukit Barisan tak mau ketinggalan memeriahkan penancapan bendera merah putih di sepanjang jalan menuju perbatasan.

Dari pantauan media ini, terlihat dengan nuansa warna merah putih di setiap pos-pos TNI yang di huni Satgas Pamtas Yonif 122 Tombak Sakti, mulai dari umbul-umbul, bendera, serta dinding pos yang dipadukan warna hijau dasar dengan warna atas merah putih.

Tak hanya di pos-pos TNI, penancapan kayu buah yang dikibari bendera merah putih juga terlihat di lokasi-lokasi yang memiliki nilai perjuangan untuk mencapai titik tersebut, diantaranya bukit-bukit, rawa hingga sungai.

“Untuk mencapai bukit itu kan tidak mudah, butuh perjuangan dan kesiapan fisik yang prima, begitu juga untuk mencapai tengah danau yang dalam dibutuhkan keberanian untuk sampai disana,” kata Komandan Satgas Pamtas Yonif 122/TS, Letkol Inf Kohir, di perbatasan RI-PNG, Skouw, Kota Jayapura, Senin (8/8).

Dengan tertancapnya bendera merah putih di sana, ia bersama prajuritnya memaknai bahwa kemerdekaan ini tak diperoleh dengan mudah, namun butuh perjuangan. 

“Tak hanya perjuangan, tapi pengorbanan baik harta maupun nyawa pun harus dilewati untuk mencapai kemerdekaan ini,” tuturnya.

Ada hal yang menarik dalam HUT RI di wilayah pengamanan Satgas Pamtas Yonif 122/TS, menurutnya, yakni akan ditancapkannya enam bendera merah putih di enam patok batas Negara secara serentak.

“Pada saat mengenang detik-detik proklamasi nanti tepatnya 17 Agustus, pukul 10.00 WIT akan ditancapkan lagi bendera merah putih di 6 patok batas negara secara serentak,” ujarnya.

Dengan penuh harapan, agar masyarakat Indonesia yang berbatasan langsung dengan Negara PNG, semakin mencintai Negara ini. 

“Saya berharap kepada semua lapisan masyarakat perbatasan RI-PNG ini semakin hari akan semakin cinta kepada NKRI,” pungkasnya. (Indrayadi T Hatta)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: