SABTU, 13 AGUSTUS 2016

BALIKPAPAN --- Jelang Hari Raya kurban, sejumlah sayuran dan daging ayam di pasar tradisional Balikpapan mengalami kenaikan harga. Kenaikan harga telah terjadi sejak satu pekan ini. Kenaikan harga itu dikeluhkan pedagang warung makanan jadi dan ibu-ibu rumah tangga.

daging ayam dipasar tradisional mulai mahal
Sayur bayam misalnya, sejak sepekan satu ikatnya mencapai Rp15.000, sebelumnya hanya Rp6.000. Tak hanya itu, harga kentang yang biasanya Rp15.000 perkilogram untuk ukuran kecil, sekarang sudah Rp18.000. Bahkan kentang dengan ukuran besar perkilogramnya sudah mencapai Rp30.000.

Salah seorang pedagang sayur masak Erna mengaku harga sayuran semakin melonjak. "Bukannya turun setelah lebaran, tapi malah selangit," tandasnya.

Erna mengaku dengan naiknya beberapa jenis sayuran dan daging ayam potong itu tentu saja mengurangi pendapatannya.

Tak hanya pedagang warung makanan yang mengeluhkan harga kebutuhan sayuran dan daging yang naik. Namun ibu-ibu yang juga setiap hari belanja ke pasar juga mengeluh.

Hasnah misalnya, seorang ibu dengan tiga anak ini mengaku harga daging ayam potong perekornya sudah mencapai Rp50.000 untuk ukuran besar, sebelumnya hanya Rp40.000.

"Dengan naiknya harga sayuran itu, maka kami siasati dengan mengurangi jumlah yang dibeli sesuai dengan jumlah uang hari-harinya. Ya mau bagaimana lagi. mungkin naiknya sayuran karena cuaca," keluh Hasnah.

Ia mengharapkan Balikpapan menjadi kota produksi sayuran sehingga semua pasokan yang didatangkan dari luar daerah bisa murah.(Ferry Cahyanti)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: