SABTU, 13 AGUSTUS 2016

LHOKSEUMAWE --- Seorang perempuan warga Aceh Timur, Provinsi Aceh, dilaporkan mengalami luka akibat terkena peluru yang diduga berasal dari senjata yang digunakan oleh Kepolisian Resort (Polres) Lhokseumawe.


Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman melalui Kabag Ops AKP Ahzan, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, katanya tembakan yang mengenai perempuan nahasa tersebut bukan merupakan unsur kesengajaan.

Katanya, perempuan tersebut berinisial MA, 32 tahun, berada dalam mobil jenis Avanza warna hitam. Mobil tersebut dikemudikan rekannya AH. Mereka diketahui datang dari arah Aceh Timur dan hendak menuju Banda Aceh.

Ia menceritakan, kejadian bermula saat pihaknya sedang menggelar razia rutin untuk mencegah gangguan keamanan, di halaman Mapolres Lhokseumawe, Jumat malam (12/8/2016). Petugas razia meminta semua mobil untuk masuk ke halaman Mapolres guna diperiksakan kelengkapan kendaraan. Namun, kata Ahzan, mobil Avanza hitam tersebut mencoba menerobos razia. 

“Mobil avanza BL 573 AF yang dikemudikan AH, warga Idi Rayeuk, Aceh Timur, itu tidak mengindahkan intruksi petugas padahal mereka sudah memasuki pekarangan Mapolres untuk diperiksa,” jelas Ahzan.

Sang sopir, lanjut Ahzan, langsung tancap gas dan menuju arah Banda Aceh. Saat itu, katanya petugasnya mencoba memberikan tembakan peringatan, namun, kendaraan tersebut tetap melaju ke arah Banda Aceh.

Lalu lanjutnya, satu jam kemudian, pihaknya mendapat laporan bahwa ada mobil terkena tembakan, dan salah seorang penumpangnya terluka. Pihaknya kemudian langsung melakukan pengecekan kebenarannya.

Mobil tersebut merupakan mobil yang sama dengan mobil yang menerobos razia. Penumpang yang terkena terkena serpihan peluru katanya, pada malam itu telah dilarikan ke Rumah Sakit PT Arun, di Batuphat, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe.

Menurut Ahzan, saat itu, anggotanya hanya melakukan tembakan peringatan. Namun, ia tidak bisa memastikan, karena pada saat kejadian, suasana di lapangan saat digelarnya razia tidak terlihat secara jelas, karena gelap malam.

Saat ini, MA masih dirawat di RS PT Arun. “Menurut keterangan dokter, tidak ada tulang  dan saraf yang kena. Kondisinya saat ini masih stabil,” pungkas Ahzan.
[Zulfikar Husein]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: