SABTU, 27 AGUSTUS 2016

BATU --- Festival Kampung Tani (FKT) kembali di adakan di kelurahan Temas Kecamatan Batu Kota Batu. Acara yang diselenggarakan selama tiga hari (26-28 Agustus 2016) ini di ikuti seluruh warga dari 11 Rukun Warga (RW) yang ada di kelurahan tersebut.


"Festival Kampung Tani kali ini adalah penyelenggaraannya yang ke tiga selama tiga tahun belakangan ini," jelas koordinator acara, Adi Santoso kepada Cendana News, Sabtu (27/8/2016).

Menurutnya, konsep FKT III tahun ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Perbedaan tersebut terletak pada sisi religi yang sebelumnya belum pernah di angkat.

"Pada dua penyelenggaraan FKT sebelumnya yang di angkat hanya dari sisi kebudayaan dan pertanian, namun pada tahun ini di tambahkan juga dari sisi religi yaitu dengan mendoakan para leluhur dalam hal ini adalah orang yang pertama kali babat alas di kelurahan Temas" ungkapnya. 


Lebih lanjut Adi juga menjelaskan bahwa kegiatan FKT diselenggarakan dengan tujuan untuk mengangkat sekaligus memunculkan kesenian masyarakat, kearifan lokal serta potensi budaya dan pertanian yang ada di kelurahan tersebut. 

"Sedangkan untuk tema FKT III kali ini adalah 'Berani bertani'. Tema tersebut di pilih dengan harapan agar masyarakat tidak perlu takut untuk menjadi seorang petani, karena pekerjaan apapun dan sesukses apapun seseorang tetap akan membutuhkan seorang petani," ujarnya.


Disebutkan, berbagai kegiatan telah di persiapkan panitia untuk menyemarakkan kegiatan tahunan tersebut diantaranya pawai Sanduk, arak-arakan memedi sawah, kirab gunung hasil bumi, melukis caping dan gembor, bazar djadoel, Kuda lumping, Bantengan, kolosal seni tradisi, lomba dolanan hingga burak gunung jajan pasar.

"Kirab gunung hasil pertanian merupakan wujud sedekah bumi kepada Tuhan Yang Maha Esa agar nanti pada pertanian berikutnya hasil panennya bisa gemah ripah loh jinawi toto tentrem raharjo sehingga masyarakatnya juga bisa sejahtera," ucap laki-laki yang juga menjabat sebagai Kasi Pemberdayaan di Kelurahan Temas ini.


Sementara itu Lurah Temas, Aditya Prasaja menganggap festival tahunan tersebut sebagai bagian dari aktualisasi masyarakat dalam mendukung wilayahnya sendiri sebagai desa wisata.

"Jadi dua pilar utama yang mendukung desa wisata adalah budaya dan pertanian yang kita aktualisasikan dengan Festival Kampung Tani" ucapnya.


Menurutnya, acara festival ini lebih di arahkan sebagai salah satu sarana promosi untuk mengangkat potensi yang ada di Kelurahan Temas. Selain itu, festival tahunan tersebut juga sebagai simbol persatuan msyarakat.

"Mereka di tempat ini berkumpul untuk membuat suatu sajian acara yang bisa dinikmati banyak orang dan mereka bisa berinteraksi langsung dalam suatu area" pungkasnya.
(Agus Nurchaliq)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: