KAMIS, 18 AGUSTUS 2016

PONTIANAK --- Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, ratusan warga Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Provinsi Kalimantan Barat memadati kali yang memiliki lebar 7 meter. Sejak dua hari ini, warga melakukan pesta rakyat. Kegiatan rutin itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 71 Kemerdekaan RI. Sebagai rasa syukur, pesta rakyat pun digelar.


Lomba rakyat  ini sendiri adalah berenang, makan kerupuk di parit, panjat pinang di parit, dan tepuk bantal. Para peserta pun tampak antusias mengikuti pesta rakyat itu.

Tokoh pemuda setempat, Syamhudi mengungkapkan, kegiatan dilakukan untuk mengkampanyekan betapa pentingnya parit membentuk peradapan.

“Parit kota tetap harus dipertahankan bagaimana pun caranya. Apalagi sisi lain Kota Pontianak di kenal kota seribu parit,” ujar Syamhudi di sela-sela acara, Kamis (18/8/2016).


Disebutkan, sejumla parit di Kota Khatulistiwa banyak tidak berfungsi dengan baik. Untuk itulah, ia mengingatkan pentingnya parit sebagai sumber kehidupan dan peradaban.

“Beberapa kasus banyak parit kota yang ditutup untuk kepentiangan lainnya. Bagi saya ketika parit ditutup berarti menghilangkan sebuah peradapan,” kata Syamhudi sembari mengingatkan arti pentingnya parit di kota seribu parit itu sebagai julukan.
[Aceng Mukaram]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: