RABU, 24 AGUSTUS 2016

JAKARTA --- Ketua DPR RI, Ade Komarudin meminta pemerintah melalui Kementerian Agama untuk memberikan teguran kepada pemilik travel PT Aulad Amin yang memberangkatkan 177 jemaah haji dengan paspor Filipina.


"Menteri Agama semestinya menegur keras. Sebab, kasus ini telah mencoreng institusi Kementerian Agama," Kata Ketua DPR RI, Ade Komarudin di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu, (24/8/2016).

Dijelaskan, kasus tersebut akan berdampak pada kepercayaan publik terhadap Kemenag. Untuk mengembalikannya, kasus dokumen palsu tersebut segera diselesaikan secara tuntas.

"Jadi travel yang tidak terdaftar, harus diberikan tindakan hukum karena yang dikorbankan adalah rakyat, sebab rakyat yang menabung uang, hanya untuk pergi haji dan itu jadi korban,"Tutup Ade.

Sebelumnya, Inspektur Jenderal Kementerian Agama, Muhammad Jasin menyebut bahwa travel dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji yang memberangkatkan 177 Warga Negara Indonesia dan menggunakan paspor Filipina adalah illegal. Sedangkan hingga saat ini hanya terdapat 693 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah dan 269 Penyelenggara Ibadah Haji Khusus yang resmi terdaftar di Kementerian Agama.
[Adista Pattisahusiwa]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: