SELASA, 23 AGUSTUS 2016

MAUMERE --- Wakil Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar perintahkan kontraktor pelaksana pekerjaan CV Laksana, Ridwan, untuk segera membongkar pagar pengaman Puskemas Wolomarang Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka.

Wakil Bupati Sikka, Drs. Paolus Nong Susar merobohkan pagar Puskesmas Wolomarang.
Kepada Cendana News, Senin (22/8/2016) sore usai penertiban Wakil Bupati Sikka ini mengatakan, saat melakukan peninjauan pelaksanaan pekerjaan pagar ditemukan adanya penggunaan besi pada slot bawah yang tidak sesuai RAP. 

Dalam RAP tertera ukuran besih 12 Mili namun dalam pelaksanaannya ditemukan adanya besi 10 Mili yang digunakan kontraktor.

Penggunaan besi 10 Mili ini ditemukan langsung Wakil Bupati Sikka usai memukul campuran pada slot bawah menggunakan hammer seberat 25 KG.

"Pagar ini saya perintahkan segera dibongkar dan kerjakan ulang sesuai RAP" ujarnya.

Saat meninjau proyek tersebut Nong Susar kepada para tukang yang sedang mengerjakan pagar didampingi Edison Naga selaku Konsultan Pengawas CV. Gunatama  Desain dengan tegas meminta segera diperbaiki.

Wabup Sikka juga mengharapkan agar para tukang, petugas kesehatan Puskesmas Wolomarang dan masyarakat untuk ikut mengawasi kegiatan pembangunan pagar tersebut. Ada temuan dan kejanggalan saat dikerjakan supaya segera dilaporkan.

"Ini dikerjakan untuk kepentingan bersama bukan orang perorangan, untuk semua pekerjaan harus sesuai dengan RAP. Ini berlaku untuk semua pekerjaan proyek yang ada" tegasnya.

Saat melakukan peninjauan langsung pengerjaan pagar Puskesmas Wolomarang, Wakil Bupati Sikka didampingi Kepala Inspektorat Kabupaten Sikka Robertus da Silva, Kepala Bagian Pembangunan Setda Kabupaten Sikka Vemmy Bapa serta Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sikka Germanus Goleng.

Untuk diketahui Pembangunan Pagar Puskesmas Wolomarang Kecamatan Alok Barat menggunakan dana DAU senilai Rp. 119.751.500.- tahun anggaran 2016.

Selain pagar pengaman Puskesmas Wolomarang, pembangunan jaringan irigasi di Desa Kolisia B Kecamatan Magepanda yang kerjakan CV. Clarinchi Jaya, Stevanus Chandra Ruslie, juga diperintahkan untuk dibongkar karena penggunaan masterial pasir pada jaringan irigasi berkualitas rendah. Tampak pasir bercampur endapan lumpur.

Pembangunan Jaringan irigasi ini menggunakan dana DAK tahun anggaran 2016 dengan nilai kontrak Rp. 1.090.627.000. 

Saat meninjau pembangunan jaringan irigasi hadir pula kontraktor pelaksana Stevanus Chandra Ruslie,Kepala Inspektorat Kabupaten Sikka Robertus da Silva, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka Wihelmus Sirilus. Sekertaris Dinas PU Kabupaten Sikka Boy Satrio dan Kepala Bagian Pembangunan Setda Sikka Vemmy Bapa.

Selain meninjau Pembangunan Pagar Pengaman Puskesmas Wolomarang dan Pembangunan Jaringan Irigasi di Kolisia B, Wakil Bupati Sikka juga meninjau pembangunan pagar pemakaman umum Wolomarang kecamatan Alok Barat, Rehabilitas Pustu Nangarasong Kecamatan Magepanda dan Pembangunan Tambatan Perahu di Dusun Ndete Desa Reroroja Kecamatan Magepanda.
(Ebed de Rosary)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: