SELASA, 9 AGUSTUS 2016

BALIKPAPAN --- Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Balerina JPP menyebutkan, dengan meninggalnya seorang bayi berusia tujuh bulan di kelurahan Mekar Sari, menyebabkan korban meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD) sebanyak 18 jiwa. Sedangkan jumlah kasus DBD hingga kini mencapai 2.776 kasus.

"Iya memang bertambah korban meninggal dan kasusnya juga meningkat," katanya saat ditemui Selasa, (9/8/2016).

Dengan bertambahnya korban meninggal dunia tersebut lanjut Balerina, masyarakat diminta lebih inovatif dalam menjaga kebersihan karena cara ampuhnya dalam pembasmian nyamuk DBD ini tetap PSN atau yang sering kita sebut pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M plus.

"Yang inovatif itu misalnya saat menampung air agar nyamuk tidak bertelur bisa menggunakan jala dan kawat nyamuk agar nyamuk tak masuk. Hindari air yang terbuka karena nyamuk sangat mudah bersarang," terangnya dengan ramah.

Selain itu, keterlibatan dan peran serta langsung masyarakat Balikpapan dalam melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lapangan baik menjaga lingkungan maupun dengan cara penyebaran abate membunuh jentik.

Balerina menambahkan, untuk memberantas nyamuk dbd juga tidak sembarangan, sehingga pihaknya juga lebih selektif dalam fogging (pengasapan).

"Fogging yang dilakukan secara serampangan pun pada akhirnya hanya akan menguatkan daya tahan nyamuk sehingga penyebaran virus DBD akan lebih sulit diantisipasi," tutupnya.
[Ferry Cahyanti]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: