SELASA, 16 AGUSTUS 2016

ACEH --- Perempuan asal Aceh Timur, Aceh, MA, yang menjadi korban tertembak oleh oknum kepolisian saat razia di Lhokseumawe, sudah diizinkan pulang. Pihak dokter menerangkan, luka yang didapat korban tersebut kondisinya tidak parah.


Penanggungjawab Rumah Sakit Arun, tempat dimana MA dirawat, Hariadi, mengatakan, pihak RS memperbolehkan MA pulang karenanya lukanya kecil. Selain itu, pihak dokter juga sudah melakukan tindakan medis dengan melakukan pembersihan luka.

Selain MA, sang sopir mobil yang ditumpangi MA dan sejumlah penumpang lain yang sempat dimintai keterangan di Polres Lhokseumawe juga sudah diperbolehkan pulang. Pihak kepolisian hanya meminta keterangan, lalu kemudian memperbolehkan sang sopir dan penumpang lainnya untuk pulang.

Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe, melalui melalui Kabag Ops AKP Ahzan, mengatakan, saat ini anggota polisi yang diduga melepaskan tembakan sedang diperiksa di Kepolisian Daerah Aceh. 

“Keduanya masih di Polda menjalani pemeriksaan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan warga Aceh Timur, Provinsi Aceh, dilaporkan mengalami luka akibat terkena peluru yang diduga berasal dari senjata yang digunakan oleh Kepolisian Resort (Polres) Lhokseumawe.

kejadian bermula saat pihaknya sedang menggelar razia rutin untuk mencegah gangguan keamanan, di halaman Mapolres Lhokseumawe, Jumat malam (12/8/2016). Petugas razia meminta semua mobil untuk masuk ke halaman Mapolres guna diperiksakan kelengkapan kendaraan. Namun, mobil Avanza yang ditumpangi MA tersebut mencoba menerobos razia. Kemudian polisi melepaskan tembakan peringatan.(Zulfikar Husein)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: